Cerita Runtuhnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade

Indonesia Berita Berita

Cerita Runtuhnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 79 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 74%

Jatuh-bangun bisnis Salim, sempat runtuh setelah 3 dekade berjaya. Simak selengkapnya!

- Bicara soal konglomerat di Indonesia, tidak lengkap tanpa menyebut nama Salim. Sudono Salim alias Liem Sioe Liong tidak bisa dipisahkan dengan Presiden kedua RI Soeharto. Setelah kemerdekaan, Sudono Salim dikenal sebagai pengusaha impor cengkeh dan logistik tentara.Lewat perantara sepupunya bernama Sulardi, Salim dan Soeharto berkenalan untuk pertama kalinya. Salim kemudian menjadi penyuplai logistik pasukan Kolonel Soeharto semasa Perang Kemerdekaan .

Sejarawan M.C Ricklefs dalam Sejarah Indonesia Modern menyebut, selama masa krisis nasabah menarik dana secara massal dan besar-besaran. Ratusan orang rela antre berjam-jam untuk menguras seluruh tabungannya. Kondisi ini membuat BCA yang tidak lagi dipercaya masyarakat terancam bangkrut.Kedekatan dengan Soeharto rupanya menjadi malapetaka bagi Salim. Munculnya sentimen anti-Soeharto buntut meluasnya krisis ekonomi ke kemelut politik menjadi pukulan telak bagi Salim.

"Perusahaan para cukong dan keluarga Soeharto merupakan sasaran utama pembakaran dan penjarahan. Bank Central Asia milik Liem Sioe Liong merupakan objek serangan utama," tulis Ricklefs.Dalam penceritaan Richard Borsuk dan Nancy Chng, sebagai target amukan massa, beruntung saat kerusuhan terjadi Sudono Salim, istri dan beberapa anaknya sedang berada di Amerika Serikat menemani Salim yang bakal operasi mata. Di Jakarta, hanya ada Anthony Salim yang bekerja di Wisma Indocement, Jl.

Anthony tak berkutik. Dia segera memerintahkan satpam untuk mempersilahkan massa masuk merusak rumahnya, ketimbang dihadang dan terjadi pertumpahan darah. Melihat situasi Jakarta yang sangat parah, Anthony langsung berpikir untuk pergi meninggalkan kantornya. Dia takut kalau kantornya bakal bernasib sama seperti rumahnya. Dia lantas pergi ke Bandara Halim untuk menuju Singapura memakai pesawat jet pribadi. Dari sanalah, Anthony memantau perkembangan bisnisnya setelah masa-masa sulit itu.Setelah kerusuhan mereda dan Soeharto akhirnya lengser BCA mengalami kerugian paling parah.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Bos Indofood Anthoni Salim Siapkan Rp14,9 Triliun Akuisisi Perusahaan FilipinaBos Indofood Anthoni Salim Siapkan Rp14,9 Triliun Akuisisi Perusahaan FilipinaAnthoni Salim terus membangun kemitraan di sektor infrastruktur di Filipina, salah satu dengan mengajukan tawaran ke MPIC senilai Rp14,9 triliun.
Baca lebih lajut »

Denise Chariesta Ngarep 1M dari Open Donasi, Istana Megah Putri Ariani dari Rudy SalimDenise Chariesta Ngarep 1M dari Open Donasi, Istana Megah Putri Ariani dari Rudy SalimDenise Chariesta mengharapkan bisa mendapat donasi hingga Rp1 miliar untuk persalinannya. Kabar ini pun menjadi perhatian pembaca Showbiz VIVA.co.id.
Baca lebih lajut »

Di Tangan Salim, BCA Pernah Nyaris Bangkrut!Di Tangan Salim, BCA Pernah Nyaris Bangkrut!Seluruh kejayaan Bank Central Asia (BCA) sirna pada 1997 karena dilanda krisis moneter, di tangan Sudono Salim.
Baca lebih lajut »

Bisnis Makin Menggurita, Anthoni Salim Makin TajirBisnis Makin Menggurita, Anthoni Salim Makin TajirMenurut data Bloomberg Billionaires Index per Jumat, Anthoni Salim memiliki kekayaan US$5,55 miliar atau setara dengan Rp83,21 triliun.
Baca lebih lajut »

Usai AMMN IPO, Ini Daftar Saham Grup Salim Paling Cuan!Usai AMMN IPO, Ini Daftar Saham Grup Salim Paling Cuan!Berikut daftar saham Grup Salim paling cuan. Simak!
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 05:51:45