Cerita Orangtua Tolak Anggapan Manjakan Anak karena Ajak Terbang di Kelas Bisnis dan Utama

Indonesia Berita Berita

Cerita Orangtua Tolak Anggapan Manjakan Anak karena Ajak Terbang di Kelas Bisnis dan Utama
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 liputan6dotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 83%

Seorang balita berusia 15 bulan sudah empat kali terbang bersama orangtuanya. Selama itu pula si anak selalu duduk di kelas utama ataupun kelas bisnis.

Liputan6.com, Jakarta - Bagi sebagian orang, duduk di kelas bisnis atau kelas utama dalam pesawat adalah gengsi. Tapi, apakah selalu demikian?

"Sejak saat itu, dia juga naik first class ke Tokyo dan kebetulan dia akan mencoba kelas suite pertamanya ke London besok," tutur sang ibu pada Asia One, dikutip Kamis, 12 Januari 2023. 2 dari 4 halamanAlasan KeluargaDalam video TikTok yang diunggah pada 3 Januari 2023 itu, ibu Kaelus secara singkat membagikan alasannya."Apakah kita memanjakan bayi kita karena menerbangkannya di kelas satu?" tulisnya pada awal video tersebut.

Selain itu, perhatian ekstra dari pramugari juga memberikan pengalaman yang lebih menggembirakan."Banyak dari mereka yang secara sukarela bertanya apakah kami membutuhkan bantuan, misalnya mencuci botol susu, membawakan mainan, membantu memotong makanannya menjadi porsi lebih kecil," jelas si ibu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Cerita Orangtua Korban Penculikan di Semarang, Sempat Ngobrol dengan Pelaku hingga Tahu Anaknya Dibawa PergiCerita Orangtua Korban Penculikan di Semarang, Sempat Ngobrol dengan Pelaku hingga Tahu Anaknya Dibawa PergiSetiawan mengaku mengetahui anaknya dibawa pergi pelaku. Namun saat itu dirinya mengaku seperti tidak bisa berbicara maupun berteriak.
Baca lebih lajut »

Kasus Penculikan Bocah 8 Tahun di Semarang, Orangtua Beberkan KronologinyaKasus Penculikan Bocah 8 Tahun di Semarang, Orangtua Beberkan KronologinyaSeorang bocah berusia 8 tahun di Kota Semarang menjadi korban penculikan. Polisi berhasil menangkap pelaku dan mengamankan korban.
Baca lebih lajut »

8 Fraksi di Parlemen Desak MK Tolak Gugatan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup8 Fraksi di Parlemen Desak MK Tolak Gugatan Sistem Pemilu Proporsional Tertutup8 Fraksi di parlemen desak MK tolak gugatan sistem pemilu proporsional tertutup.
Baca lebih lajut »

2 Remaja Pembunuh Bocah Tergiur Iklan Internet, Berikut Pesan KPAI untuk Para Orangtua: Ini Alarm!2 Remaja Pembunuh Bocah Tergiur Iklan Internet, Berikut Pesan KPAI untuk Para Orangtua: Ini Alarm!Pesan KPAI kepada orangtua soal Kasus Remaja bunuh bocah di Makassr karena tergiur iklan di internet
Baca lebih lajut »

Antisipasi Risiko Lato-Lato, Orangtua Perlu Lebih Intensif Membimbing dan Mengawasi Anaknya - Pikiran-Rakyat.comAntisipasi Risiko Lato-Lato, Orangtua Perlu Lebih Intensif Membimbing dan Mengawasi Anaknya - Pikiran-Rakyat.comMainan lato-lato sedang digandrungi di berbagai kalangan, dan usia. Namun, cedera yang dialami saat memainkannya patut menjadi perhatian.
Baca lebih lajut »

Heboh Chiki Ngebul Makan Korban, Ini Pesan IDAIHeboh Chiki Ngebul Makan Korban, Ini Pesan IDAIIDAI mengingatkan orangtua hati-hati memberikan jajanan untuk anak, hindari chiki ngebul
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 12:59:50