PHK terhadap 12.000 karyawan Google tidak pandang waktu. Seorang mantan HRD Google mengatakan dirinya di-PHK saat mewawancara calon karyawan Google.
Ryan mengatakan, saat ia mewawancarai seorang kandidat, secara tiba-tiba akses yang ia gunakan terputus. Ia kemudian mencoba masuk ke situs web internal perusahaan, namun gagal.
Ryan bukan satu-satunya di tim HRD yang menghadapi masalah tersebut. Anggota lain dari timnya juga mengeluh masalah yang sama. Ketika akses terhadap layanan karyawan Google diputus, atasan Ryan mengatakan bahwa hal itu mungkin terjadi karena masalah teknis atau ada kendala internet. Namun beberapa saat kemudian, Ryan mengetahui fakta bahwa Google resmi mengumumkan PHK terhadap 12.000 karyawan mereka melalui sebuah
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Google dan Meta Lakukan PHK Massal Capai 23 Ribu KaryawanPemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan Google mencapai 12 ribu karyawannya dan Meta mencapai 11 ribu karyawan.
Baca lebih lajut »
Selain Programmer, Tukang Pijat di Kantor Google Juga Kena PHK | merdeka.comTukang pijat di kantor Google pun tak luput dari badai PHK karyawan.
Baca lebih lajut »
10 Perusahaan Teknologi Ini Lakukan PHK pada Januari 2023, Ada Google hingga MicrosoftBelum selesai bulan pertama di tahun 2023, banyak perusahaan teknologi dunia yang memilih efisiensi dengan melakukan PHK massal.
Baca lebih lajut »
Susul Google, Perusahaan Software SAP Bakal PHK 3.000 KaryawanPerusahaan sofware asal Jerman, SAP, akan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 3.000 karyawan.
Baca lebih lajut »
OLX Indonesia Dikabarkan PHK 300 Karyawan!Giliran startup jual bel, OLX Group, yang dikabarkan melakukan PHK kepada ratusan karyawan.
Baca lebih lajut »
Pengamat : PHK Massal di Perusahaan Teknologi Global Akibat EuforiaBEBERAPA minggu terakhir, dunia dikejutkan oleh PHK massal yang dilakukan perusahaan teknologi dunia. Beberapa di antaranya adalah Amazon, Google, Microsoft, Meta,Salesforce, Twitter dsb
Baca lebih lajut »