Beredar klaim kemunculan Hantavirus setelah Wabah Covid-19, benarkah?
Liputan6.com, Jakarta- Beredar klaim kemunculan virus baru setelah virus corona baru mewabah bernama Hantavirus.Berikut keteranganya:
Artikel tersebut menjelaskan, Hantavirus bukanlah virus baru yang ditemukan setelah Covid-19. Virus dari tikus ini sudah ada sejak 1981, tepatnya saat terjadinya perang Korea. Dr Sumaiya Shaikh juga menjelaskan jika warga dunia tak perlu panik akan Hantavirus. Virus ini tidak menyebar seperti Covid-19. Virus ini tidak menyebar antarmanusia.Penelusuran menggunakan Google Search dilanjutkan dengan kata kunci 'Hantavirus lebih mematikan'. Penelusuran mengarah pada artikel berjudul "Muncul Kasus Hantavirus di China, Lebih Mematikan dari Corona COVID-19?" yang dimuat situs liputan6.com, pada 25 Maret 2020.
Jenis tikus yang dapat membawa virus juga tak sembarangan. Jenis tikus yang menularkan virus ini bisa menyebar hanya lewat perantara udara. Meskipun negara-negara di seluruh dunia dalam siaga tinggi karena ketidakpastian seputar penyebaran Corona COVID-19, tidak ada indikasi bahwa hantavirus merupakan ancaman kesehatan masyarakat global.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ini detail aturan Kementan soal pelaksanaan kurban saat wabah COVID-19Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Pelaksanaan ...
Baca lebih lajut »
Hilangkan Jenuh, Nekad Berwisata di Tengah Wabah Covid-19 |Republika OnlinePemkot Serang sebenarnya belum membuka resmi obyek wisata bagi masyarakat
Baca lebih lajut »
Acha Septriasa Ungkap Kondisi Bioskop Australia Selama Wabah Corona Covid-19Acha Septriasa Ungkap Kondisi Bioskop Australia Selama Wabah Corona Covid-19: Tinggal di Australia bersama suami dan anak, Acha Septriasa bercerita soal nasib bioskop Negeri Kanguru selama wabah Corona Covid-19.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengTotal 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga Kamis (11/6/2020). Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.
Baca lebih lajut »
Cek Kesehatan, Kemenkeu Jayapura Gelar Rapid Test Covid-19Kemenkeu wilayah Jayapura menggelar rapid test atau tes cepat untuk pekerja dan pegawai seluruh unit kerja di bawah Kemenkeu Jayapura.
Baca lebih lajut »
Cek Fakta: Hoaks Petinju Filipina Manny Pacman Bagi-Bagi Hadiah saat Pandemi Covid-19Beredar kabar Manny Pacman membagikan hadiah untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19, simak faktanya.
Baca lebih lajut »