Pedagang hewan di trotoar diminta bertanggung jawab menjaga kebersihan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kantor Camat Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan menyiapkan dua truk sampah untuk menampung sampah dari para pedagang hewan kurban yang berjualan di trotoar untuk memastikan kebersihan lingkungan."Kalau kurang, nanti kami tambah. Juga ada truk dari Damkar untuk pembersihan," kata Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu di Jakarta, Jumat .
Baca Juga "Tetap kami lakukan pengawasan dan pengendalian. Kami juga tidak mau gaduh menjelang Idul Adha. Kesadaran warga perlu ditingkatkan lagi," katanya sembari menyebut berjualan hewan kurban di pinggir jalan itu sudah menjadi tradisi dan budaya pedagang hewan di Tanah Abang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Palembang Tiru Penilaian Kinerja Camat dan Lurah Kota BandungPalembang berencana menduplikasi sistem penilaian kinerja ASN dari Pemkot Bandung.
Baca lebih lajut »
Duh! Trotoar Sunter 'Dijajah' Hewan Kurban Jelang Idul AdhaFoto Jelang Idul Adha, pedagang hewan kurban di Jakarta mulai menjamur. Namun, masih ada saja pedagang yang berjualan di trotoar yang seharusnya untuk pejalan kaki. Duh! IdulAdha Hewankurban Trotoar
Baca lebih lajut »
Waspadai Sapi Pemakan Sampah yang Dijual untuk KurbanDikhawatirkan sapi-sapi pemakan sampah ini ikut dijual sebagai hewan Kurban Idul Adha
Baca lebih lajut »
Masyarakat Diimbau Tidak Mencuci Jeroan Hewan Kurban di SungaiMasyarakat disarankan untuk mencuci jeroan hewan kurban menggunakan air sumur lalu membuat septic tank.
Baca lebih lajut »
Pedagang hewan kurban di Jaktim keluhkan sepi pembeliPedagang hewan kurban di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur mengeluhkan sepinya pembeli pada dua hari menjelang Hari Raya Idul Adha tahun ...
Baca lebih lajut »
Pedagang Hewan Kurban Keluhkan Sepinya PembeliPedagang hewan kurban di Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur mengeluhkan sepinya pembeli pada dua hari menjelang Hari Raya Iduladha tahun ini.
Baca lebih lajut »