Calon emiten PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk. (GTRA) optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan kinerja pasca melakukan IPO.
Dalam keterangan resminya, Jumat , Direktur Utama Grahaprima Suksesmandiri, Ronny Senjaya sampai dengan 30 November 2022 mampu mencetak pertumbuhan laba bersih mencapai 42,11 persen menjadi Rp13,6 miliar dibanding capaian per 30 November 2021 senilai Rp9,57 miliar.
Menurutnya torehan kinerja positif GTRA selama sebelas bulan pada 2022 mencerminkan konsistensi perseroan dalam menjaga tren pertumbuhan kinerja keuangan dari tahun-tahun sebelumnya. Pada pelaksanaan IPO GTRA, calon emiten yang akan melantai di BEI pada 30 Maret 2023 ini melepas saham ke publik sebanyak-banyaknya 378.875.000 lembar bernilai nominal Rp100 per saham atau setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kebut Smelter Nikel HPAL, Anak Usaha Harita Bakal IPO April 2023Anak usaha Harita Nickel, PT Trimegah Bangun Persada (PT TBP) bakal IPO pada April 2023.
Baca lebih lajut »
UU PPSK Bisa Tingkatkan Potensi BPR |Republika OnlineBPR atau BPRS diperbolehkan melakukan penawaran umum di bursa efek (IPO).
Baca lebih lajut »
Usai IPO, SAGE Mau Akuisisi Lahan untuk Proyek PropertiEmiten properti PT Saptausaha Gemilangindah Tbk. (SAGE) merencanakan penggunaan dana IPO salah satunya untuk akuisisi lahan.
Baca lebih lajut »
Lapor Bursa, Bukalapak (BUKA) Realisasikan Dana IPO Rp7,8 Triliun,Bukalapak (BUKA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil IPO sebesar Rp7,8 triliun per 31 Desember 2022.
Baca lebih lajut »
Gus Falah Dukung Keputusan Kementerian BUMN soal IPO PT PHEGus Falah mengatakan dengan melakukan IPO, PHE bisa memperoleh modal tambahan melalui investasi masyarakat
Baca lebih lajut »
Teknologi Karya (TRON) Siapkan Sejumlah Ekspansi setelah IPOEmiten teknologi PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk. (TRON) menyiapkan sejumlah rencana ekspansi setelah IPO.
Baca lebih lajut »