CAIR: Pelajar Muslim di California Jadi Korban Bullying

Indonesia Berita Berita

CAIR: Pelajar Muslim di California Jadi Korban Bullying
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 63%

Hasil survei menunjukkan pelajar Muslim merasa kurang aman

REPUBLIKA.CO.ID,CALIFORNIA -- Kelompok kebebasan sipil yang berbasis di Amerika Serikat, CAIR, menyatakan bahwa sekitar dua dari lima siswa Muslim di negara itu menghadapi sejumlah bentuk 'bullying'. Menurut pengamat anti-Islamofobia, dua dari setiap lima siswa Muslim di California, AS, menghadapi intimidasi atau bullying yang berlangsung lama, jumlah yang menurutnya lebih dari dua kali lipat rata-rata nasional.

Penelitian serupa yang dilakukan pada 2017 menemukan, bahwa lebih dari setengah siswa Muslim di California mengalami sejumlah jenis intimidasi. Laporan lengkap tentang bullying yang dialami siswa ini ditulis dalam judul"Singled Out: Islamophobia in the Classroom and the Impact of Discrimination on Muslim Students", yang akan dirilis Rabu pekan depan.

Selama kampanye presiden, Trump pernah berjanji untuk menutup akses masuknya Muslim ke AS dan melayangkan gagasan untuk membuat basis data pelacakan Muslim di negara itu. Selama menjabat sejak Januari 2017 lalu, ia berulang kali menyasar kaum Muslim, dan berusaha melarang pelancong dari beberapa negara mayoritas Muslim serta mengurangi jumlah pengungsi dari negara mayoritas Muslim untuk tinggal di AS.

"Dari 2014 hingga Juni 2019, CAIR di seluruh negeri mencatat total 1.164 kejahatan kebencian anti-Muslim termasuk kekerasan fisik dan kerusakan harta benda. Kejahatan berlatar kebencian terhadap komunitas Muslim Amerika dilaporkan meningkat setelah 2015 masuknya Donald Trump ke pemilihan presiden," kata CAIR.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Akademisi: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Lebih CairAkademisi: Pertemuan Jokowi dan Prabowo Lebih CairPertemuan Jokowi dan Prabowo dinilai lebih cair dibanding pertemuan dengan SBY.
Baca lebih lajut »

Yayasan Muslim Sinar Mas Bantu Pembangunan Gedung DMIYayasan Muslim Sinar Mas Bantu Pembangunan Gedung DMISaleh berharap kehadiran gedung ini membuat fungsi dan peran DMI yang telah berlangsung sekian lama, dapat semakin berdaya.
Baca lebih lajut »

Tak Izinkan Acara Muslim United di Masjid Gedhe, Sultan: Kita yang Punya RumahTak Izinkan Acara Muslim United di Masjid Gedhe, Sultan: Kita yang Punya RumahSri Sultan HB X menegaskan Keraton Yogyakarta tak mengizinkan acara Muslim United digelar di Masjid Gedhe Kauman. 'Kita kan yang punya rumah,' kata Sultan. KeratonYogyakarta MuslimUnited
Baca lebih lajut »

Sultan HB X: Keraton Tak Izinkan Masjid Gedhe untuk Acara Muslim UnitedSultan HB X: Keraton Tak Izinkan Masjid Gedhe untuk Acara Muslim UnitedSri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, menegaskan pihaknya tidak memberikan izin penggunaan Kagungan Ndalem Masjid Gedhe Kauman untuk kegiatan Muslim United 2. Begini pernyataannya: MuslimUnited KeratonYogyakarta
Baca lebih lajut »

Muslim se-Eropa Hadapi Teror BaruMuslim se-Eropa Hadapi Teror BaruKomunitas Muslim di Eropa menghadapi teror jenis baru
Baca lebih lajut »

Tak Diizinkan, Muslim United Tetap digelar di Masjid KeratonTak Diizinkan, Muslim United Tetap digelar di Masjid KeratonKeraton Yogyakarta ingin menjaga kondusivitas di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-28 11:12:09