Buzzer berisiko membangun perdebatan yang tak produktif dan tak sehat jika mereka menyebarkan narasi yang bersifat menyudutkan.
Menurut dia, hal itu sah-sah saja sepanjang narasi yang dibangun mereka berkualitas.berisiko membangun perdebatan yang tak produktif dan tak sehat jika mereka menyebarkan narasi yang bersifat menyudutkan.
"Ketika misalnya masyarakat sipil disudutkan gitu ya, dan bukan didebat soal kontennya tapi mengarah kepada organisasi masyarakat sipilnya itu sendiri, atau malah yang diangkat yang enggak ada hubungannya, justru itu yang saya pikir diskusi yang tercipta jadi enggak produktif gitu kan," kata Gita saat dihubungi, Selasa .Gita mengatakan, paradapat dengan mudah menggeser perdebatan ke hal-hal yang tidak substansial. Dengan demikian, perhatian publik akan teralihkan.
"Sementara menurut saya, buzzer itu kan bukan barang baru, sejak pilkada sudah ada, sekarang fokusnya harusnya publik dibikin lebih cerdas," kata dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemerintah bantah tuduhan pelihara buzzerBanyaknya tagar di media sosial yang membela Jokowi menyebabkan banyak yang menuding bahwa pemerintah memelihara "buzzer".\r\n\r\nPara buzzer bayaran ...
Baca lebih lajut »
Riset Oxford: Buzzer Indonesia Dibayar Rp1-50 Juta Giring IsuPenelitian Oxford mengungkap buzzer Indonesia untuk menyebar propaganda pro-pemerintah, pro-partai, menyerang oposisi, dan menciptakan polariasasi.
Baca lebih lajut »
TikTok Larang Iklan Politik BerbayarIklan politik dinilai tidak sesuai dengan pengalaman yang ingin diberikan kepada jutaan pengguna.
Baca lebih lajut »
Gerakan Mahasiswa Dinilai kurang TerkonsolidasiKonsolidasi massa enggak bisa lewat media sosial. Selenggarakanlah mimbar bebas dari kampus ke kampus,” tegas Adian Napitupulu
Baca lebih lajut »
Karpet Merah bagi Swasta untuk Kembangkan Bandara di Tanah AirDengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang terbatas, tidak akan sanggup membangun dan mengelola infrastruktur yang jumlahnya sangat besar.
Baca lebih lajut »