Permintaan darah kepiting tapal kuda meningkat untuk penelitian vaksin Covid-19.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Darah biru unik dari kepiting tapal kuda digunakan dalam proses vital yang memeriksa apakah obat-obatan intravena, seperti vaksin, memiliki kontaminan anti-bakteri untuk memastikan keamanannya bagi manusia. Dengan banyaknya perusahaan farmasi yang terus menguji vaksin virus corona jenis baru dengan cepat, permintaan darah hewan tersebut semakin meningkat.
Ini merupakan bagian dari bakteri yang dapat menyebabkan syok toksik atau menyebabkan demam parah. Ekstrak dari darah itu disebut limulus amebocyte lysate . Ketika ditambahkan ke obat, ia akan mengentalkan larutan yang terkontaminasi dengan bakteri. Jika tidak, obat akan melanjutkan aliran normalnya melalui proses.
Meskipun diterima sebagai alternatif yang layak di Eropa, laboratorium harus melompat melalui lingkaran tambahan di AS jika mereka menggunakan rFC alih-alih LAL menurut organisasi konservasi satwa liar, Revive & Restore yang berfokus pada bioteknologi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Yurianto mengatakan hingga saat ini masih sering ditemukan masyarakat menggunakan masker hanya menutup mulut atau dagu. Namun, tidak menutup hidung.
Baca lebih lajut »
Menko Airlangga: RI Butuh 340 Juta Vaksin Covid-19 untuk 170 Juta JiwaAirlangga mengatakan pengadaan vaksin Covid-19 di dunia dilakukan melalui relaksasi intellectual property rights.
Baca lebih lajut »
Penuhi Stok Selama COVID-19, Palang Merah Indonesia Gelar Donor Darah SerentakUntuk memenuhi stok darah selama COVID-19, Palang Merah Indonesia menggelar donor darah serentak.
Baca lebih lajut »
Studi: Golongan Darah Ini Kemungkinan Lebih Kebal Terhadap Covid-19Golongan darah tertentu kemungkinan lebih memberikan perlindungan terhadap serangan dari virus corona (Covid-19).
Baca lebih lajut »
Menteri Airlangga: RI Butuh 340 Juta Vaksin Covid-19Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan Indonesia membutuhkan jumlah vaksin Covid-19 yang sangat besar.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengTotal 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga Kamis (11/6/2020). Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.
Baca lebih lajut »