DUGAAN tindakan koruptif atas penangkapan Bupati Meranti Muhammad Adil mulai dari penerimaan fee jasa travel umroh sampai suap ke anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Dugaan korupsinya terkait pemotongan anggaran OPD di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti dan penerimaan fee jasa travel umroh," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Jumat .
"Suap menyuap terkait pemeriksaan oleh auditor BPK agar Pemkab Kepulauan Meranti memperoleh predikat WTP," ucap Ali.Adil merupakan pejabat pertama yang terjaring OTT KPK pada 2023. Upaya paksa itu dipastikan sesuai aturan berlaku.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
3 Kasus Korupsi Menanti Bupati Kepulauan Meranti Muhammad AdilSalah satu kasus yang diduga menjerat Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil adalah penyuapan terhadap auditor BPK.
Baca lebih lajut »
KPK Sebut Bupati Meranti Diduga Suap Auditor BPK, Demi Raih Opini WTPKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil menyuap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar pemerintahan yang dia pimpin mendapat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Riau.
Baca lebih lajut »
Bupati Meranti Kena OTT KPK, Wabub: Informasi yang Beredar BegituWakil Bupati Kepulauan Meranti, Asmar mengaku belum mengetahui pasti terkait penangkapan Bupati Kepulauan Meranti Muhammad Adil
Baca lebih lajut »
OTT Bupati Meranti, KPK juga Tangkap Puluhan Pejabat Pemkab dan SwastaDalam OTT Bupati Meranti Muhammad Adil, KPK menyatakan juga menangkap puluhan pejabat Pemkab Meranti dan swasta
Baca lebih lajut »
KPK Jaring Puluhan Pejabat Strategis dalam OTT Bupati MerantiDalam OTT Bupati Meranti KPK turut mengamankan puluhan pejabat strategis di Pemkab Kepulauan Meranti.
Baca lebih lajut »
KPK Turut Amankan Oknum BPK Riau dalam OTT Bupati MerantiKPK total membawa delapan orang yang terjaring OTT Bupati Meranti Muhammad Adil ini ke Jakarta.
Baca lebih lajut »