Banyak anak-anak yang berada di tenda-tenda pengungsian merasa trauma dengan bencana gempa.
Dia mengatakan, untuk mencegah trauma berkepanjangan pada anak-anak, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan pemulihan sehingga mereka dapat terbebas dari bayang-bayang trauma bencana.
Perlunya pemulihan trauma pascagempa sangat penting bagi anak-anak sehingga mereka bisa bersekolah tanpa ada beban kejiwaan. Secara khusus, Abua mengaku, ikut berduka secara mendalam karena ada beberapa anak yang ikut menjadi korban hingga kehilangan nyawa dalam musibah tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Istri Gubernur-istri Wagub Maluku kunjungi korban gempa AmbonIstri Gubernur Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail dan istri Wakil Gubernur Beatrix Orno mengunjungi beberapa lokasi pengungsi korban gempa di Ambon, di ...
Baca lebih lajut »
BPBD Maluku mutakhirkan data korban meninggal dan luka gempa AmbonBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku melakukan pemutakhiran data korban meninggaldunia maupun luka-luka terdampak gempa bermagnitudo 6,5 ...
Baca lebih lajut »
Jasa Raharja Maluku siapkan posko bencana gempaPT Jasa Raharja Cabang Maluku menyiapkan tenda posko bencana gempa bumi di Desa Ketapang Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat, untuk membantu ...
Baca lebih lajut »
Kementerian PUPR salurkan air bersih ke korban gempa Ambon MalukuKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan prasarana dan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak gempa ...
Baca lebih lajut »
PLN Maluku berupaya pulihkan sistem kelistrikan tiga lokasiPT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) berupaya memulihkan sistem kelistrikan pascagempa yang melanda Pulau Ambon dan ...
Baca lebih lajut »
Gempa bermagnitudo 3,0 landa Kairatu MalukuGempa bumi magnitudo 3,0 melanda Kairatu, Seram Bagian Barat, Maluku, pada Minggu pagi, sekitar pukul 05.40 WIB.\r\n\r\nBerdasarkan laman twitter BMKG yang ...
Baca lebih lajut »