Geopark Ijen ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG)/Jaringan Geopark Dunia UNESCO dalam Konferensi Internasional ke-10 UGG di Maroko
dengan bentang alam yang indah dan unik serta keragaman budaya ini, akan terus kami lestarikan. Sembari terus kami kelola dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Ipuk.Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Ipuk, wisata berkelanjutan yang menekankan pelestarian alam dan budaya itu menjadi pilihan utama.
”Pariwisata yang dapat menjadi mata pencaharian ini, kami jadikan payung untuk menggerakkan masyarakat dalam melakukan konservasi hingga melestarikan budaya,” terang Ipuk. Ajang internasional tersebut, imbuh Ipuk, juga bakal jadi upaya menjalin kerja sama internasional. Di antaranya dengan melakukan MoU dengan sejumlah pengelola
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Hadiri Pengukuhan Geopark Ijen sebagai UNESCO Global Geopark, Bupati Ipuk : Dorong Banyuwangi di Kancah InternationalGeopark Ijen resmi akan ditetapkan UNESCO Global Geopark (UGG) alias Jaringan Geopark Dunia UNESCO dalam Konferensi Internasional ke-10 UGG di Marrakes, Maroko
Baca lebih lajut »
Sah!! Geopark Ijen Ditetapkan Masuk Jaringan Global di MarokoPerjuangan Banyuwangi memperjuangkan Ijen masuk geopark dunia membuahkan hasil. Geopark Ijen akhirnya ditetapkan sebagai jaringan geopark dunia di Marrakesh
Baca lebih lajut »
Danau Toba Sebagai UNESCO Global Geopark, Sanggam Hutapea Merespons BeginiPemerhati dan pelaku pariwisata Sanggam Hutapea mengingatkan penetapan Kaldera Toba sebagai UNESCO Global Geopark sejak tiga tahun lalu.
Baca lebih lajut »
UNESCO Global Geopark sebagai Pendorong Pembangunan Berkelanjutan di IndonesiaBeberapa hal perlu didorong dalam rangka mendorong percepatan (quick wins) geopark nasional menuju UGGp
Baca lebih lajut »
Badan Pengelola Tak Berjalan, Geopark Kaldera Toba Dapat Kartu Kuning dari UNESCOUNESCO memberikan peringatan kartu kuning pada Geopark Kaldera Toba karena organisasi badan pengelola tak berjalan. Perbaikan harus dilakukan paling lama dua tahun agar keanggotaan UNESCO Global Geopark tak dicabut.
Baca lebih lajut »
Management Body Not Working, Toba Caldera Geopark Receives a Yellow Card from UNESCOUNESCO gave a yellow card warning to the Toba Caldera Geopark because the management body organization was not functioning. Repairs must be carried out no later than two years so that UNESCO Global Geopark membership is not revoked.
Baca lebih lajut »