Buntut Temuan BPK Rp 12,5 Miliar di LHP Pemprov Sumbar, DPRD Bentuk Panitia Khusus

Indonesia Berita Berita

Buntut Temuan BPK Rp 12,5 Miliar di LHP Pemprov Sumbar, DPRD Bentuk Panitia Khusus
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 55 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 68%

Temuan itu berupa realisasi bantuan benih/bibit ternak, alsintan, dan benih/bibit perkebunan di dua OPD sebesar Rp 2 miliar lebih tidak tepat sasaran.

) Perwakilan Sumatera Barat dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Belanja Daerah Pemerintah Provinsi Sumbar tahun 2021, DPRD membentuk panitia khusus .

Pansus tersebut dibentuk dalam Sidang Paripurna DPRD Sumbar yang dipimpin Ketua DPRD, Supardi, Jumat di Ruangan Sidang Utama DPRD, di Jalan Khatib Sulaiman,"Sesuai dengan amanat undang-undang, Pansus ini dibentuk untuk menindaklanjuti LHP Pemprov Sumbar yang dikeluarkan BPK RI," kata Supardi kepada Kompas.com, usai paripurna.Supardi mengatakan Pansus tersebut beranggotakan 14 orang anggota DPRD dari semua fraksi di DPRD.

"Setelah ditentukan 14 anggota, kemudian mereka bermusyawarah untuk menentukan ketua, wakil ketua, dan sekretaris. Setelah itu dikeluarkan Surat Keputusannya," kata Supardi. Sementara itu, salah seorang anggota Pansus, Nofrizon mengatakan dalam LHP yang dikeluarkan 27 Januari 2022 lalu ada temuan lebih dari Rp 12,5 miliar di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah .Nofrizon merinci temuan itu berupa realisasi bantuan benih/bibit ternak, alsintan, dan benih/bibit perkebunan di dua OPD sebesar Rp 2 miliar lebih tidak tepat sasaran.Kelebihan pembayaran 12 paket pekerjaan gedung dan bangunan pada tiga OPD sebesar Rp 838 juta lebih.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Anggaran Prakerja 2022 Susut dari Rp 20 T Jadi Rp 11 TAnggaran Prakerja 2022 Susut dari Rp 20 T Jadi Rp 11 TPemerintah menyiapkan anggaran program kartu Prakerja tahun 2022 sebesar Rp 11 triliun. Turun jika dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 20 triliun.
Baca lebih lajut »

Anjlok Rp 4.000, Harga Emas Batangan Antam Jadi Rp 941.000 per Gram - Tribunnews.comAnjlok Rp 4.000, Harga Emas Batangan Antam Jadi Rp 941.000 per Gram - Tribunnews.comHarga logam mulia atau emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam, mengalami penurunan pada hari ini.
Baca lebih lajut »

Viral Token ASIX Milik Anang Anjlok: Duit Investor dari Rp 25 Juta Jadi Rp 12 JutaViral Token ASIX Milik Anang Anjlok: Duit Investor dari Rp 25 Juta Jadi Rp 12 JutaToken kripto milik musisi Anang Hemansyah, yakni Token ASIX sedang jadi sorotan!
Baca lebih lajut »

Beda Temuan Ganjar dan YLBHI Soal Penangkapan Warga Desa Wadas, Ganjar: Bukan Penangkapan - Tribunnews.comBeda Temuan Ganjar dan YLBHI Soal Penangkapan Warga Desa Wadas, Ganjar: Bukan Penangkapan - Tribunnews.comGanjar dan pihak YLBHI memiliki temuan berbeda soal penangkapan warga Desa Wadas. Ganjar menganggap itu bukan penangkapan tapi pengamanan.
Baca lebih lajut »

Temuan Lain dalam Kardus 'Paket' Mayat di Cibinong: Pakaian-MukenaTemuan Lain dalam Kardus 'Paket' Mayat di Cibinong: Pakaian-MukenaPolisi mengungkapkan mayat dalam kardus di Cibinong masih berpakaian lengkap saat ditemukan.
Baca lebih lajut »

Geger Soal Temuan Kerangkeng Manusia, KPK Resmi Perpanjang Masa Penahanan Bupati LangkatGeger Soal Temuan Kerangkeng Manusia, KPK Resmi Perpanjang Masa Penahanan Bupati LangkatBupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin ditahan untuk 40 hari ke depan
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 10:29:43