Ratusan orang dari berbagai organisasi Islam menggeruduk kantor Kedutaan Besar (Kedubes) India yang berada di Gama Tower, Jalan HR Rasuna
, ratusan massa aksi yang mengenakan pakaian umat Islam beramai-ramai menutup satu jalur, yakni jalur lambat di Jalan HR Rasuna Said.
Aksi yang dinamakan dengan Aksi 1706 Bela Nabi Muhammad SAW ini mengutuk keras atas penghinaan agama Islam dan Nabi Muhammad SAW yang dilakukan oleh politisi India, Nupur Sharma.Mereka sudah berada di depan Gama Tower sejak pukul 13.40 WIB. Dan hingga saat ini, orasi masih berlangsung dan berhenti saat kumandang Adzan Sholat Ashar.
Massa aksi yang tergabung dari Front Persaudaraan Islam , GNPF Ulama, dan Persaudaraan Alumni 212 dan organisasi Islam lainnya akan menggelar Sholat Ashar di jalan dekat mobil komando.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
600 Polisi Disiagakan Amankan Aksi FPI-PA 212 di Kedubes IndiaFront Persaudaraan Islam (FPI) hingga PA 212 berencana menggelar aksi di Kedubes India di Jakarta. Ratusan polisi disiagakan untuk mengamankan aksi ini.
Baca lebih lajut »
Pedemo gelar Shalat Ashar berjamaah di depan Kedubes IndiaPengunjuk rasa dari elemen Front Persaudaraan Islam (FPI), Persaudaraan Alumni (PA) 212 dan GNPF-Ulama menggelar Shalat Ashar berjamaah di depan Kedutaan ...
Baca lebih lajut »
Pemerintah India Makin Represif Ke Minoritas Islam, Rumah Hingga Bisnis Warga Muslim DihancurkanPara kritikus di India menyebut kebijakan pemerintah PM Modi sebagai bulldozer justice hingga memicu demonstrasi di mana-mana
Baca lebih lajut »
Mantan Hakim India Protes Penghancuran Rumah Muslim | Republika IDRibuan Muslim India melanjutkan unjuk rasa pada pekan kedua di Kota Kolkata.
Baca lebih lajut »
Rumah dan Bisnis Warga Muslim Dibongkar, Demonstrasi Meluas di IndiaDemonstrasi mengutuk penghancuran sejumlah rumah dan bisnis milik warga Muslim meluas di beberapa kota di India. Para kritikus menyebut tindakan penghancuran rumah dan bisnis milik warga Muslim itu sebagai perkembangan pola “bulldozer justice” atau “keadilan buldoser” yang ditujukan untuk...
Baca lebih lajut »