Beyond the Breaking News

Buntut Kasus Korupsi SYL, NasDem Buka Suara-Bilang Ini ke KPK

Indonesia Berita Berita

Buntut Kasus Korupsi SYL, NasDem Buka Suara-Bilang Ini ke KPK
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama

Partai NasDem menebar ancaman kepada KPK buntut kasus korupsi SYL. Dugaan KPK, dana korupsi SYL dikirim untuk kepentingan NasDem. Wow!

Foto: Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Alat dan Mesin Kementan Muhammad Hatta mengenakan rompi oranye usai ditetapkan tersangka di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat . - Komisi Pemberantasan Korupsi telah menahan Mantan Menteri Pertanian sekaligus politisi Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo .

SYL terbukti melakukan korupsi di Kementerian Pertanian . Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan terdapat paksaan dari SYL terhadap pejabat di Kementan diantaranya dengan mutasi ke unit kerja lain hingga difungsionalkan status jabatannya. KS dan MH selalu aktif menyampaikan perintah SYL.Sementara itu terkait sumber uang yang digunakan di antaranya berasal dari realisasi anggaran Kementan yang sudah dimark up termasuk permintaan uang pada para vendor yang mendapatkan proyek Kementan."Atas arahan SYL, KS dan MH memerintahkan bawahannya untuk mengumpulkan sejumlah uang di lingkup eselon I, para dirjen, kepala badan, hingga sekretaris di masing-masing eselon I dengan besaran nilai yang telah ditentukan SYl dengan kisaran besaran mulai US% 4.000 sampai dengan US$ 10.000," ungkap Alexander di Gedung KPK Kuningan, Jakarta, seperti ditulis Minggu . Penerimaan uang melalui KS dan MH sebagai representasi sekaligus orang kepercayaaan dari SYL yang dilakukan rutin setiap bulannya dengan menggunakan pecahan mata uang asing. Penggunaan uang oleh SYL yang juga diketahui KS dan MH antara lain untuk pembayaran cicilan kartu kredit, cicilan pembelian mobil Alphard milik SYL, perbaikan rumah pribadi, tiket pesawat bagi keluarga, hingga pengobatan dan perawatan wajah bagi keluarga yang nilainya miliaran rupiah. "Yang dinikmati SYL bersama-sama KS dan MH sebagai bukti permulaan sejumlah Rp 13,9 miliar dan penelusuran lebih dalam masih terus dilakukan tim penyidik," imbuhnya. Selain itu, penggunaan uang lain oleh SYL bersama-sama KS dan MH untuk ibadah umrah ke Tanah Suci dengan nilai miliaran. "Selain itu sejauh ini ditemukan juga aliran penggunaan uang sebagaimana perintah SYL yang ditujukan untuk kepentingan partai NasDem dengan nilai miliaran rupiah dan KPK akan terus mendalami," jelasnya. Foto: Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Alat dan Mesin Kementan Muhammad Hatta mengenakan rompi oranye usai ditetapkan tersangka di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat . Mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Alat dan Mesin Kementan Muhammad Hatta mengenakan rompi oranye usai ditetapkan tersangka di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat . , NasDem mempertimbangkan somasi KPK hingga mewanti-wanti tak bermain api. Wacana somasi itu datang dari Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni. Sahroni mengatakan partainya mempertimbangkan melayangkan somasi terhadap Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang menyebutkan adanya dugaan uang hasil korupsi yang dilakukan SYL mengalir ke Partai NasDem. "Kami mempertimbangkan untuk somasi Pak Alex Marwata dengan ucapannya. Kami mempertimbangkan," ucap Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni dalam konferensi pers di markas NasDem, Sabtu . Sahroni mengatakan partainya tak pernah memerintahkan SYL untuk korupsi dan meminta SYL menyetorkan uang hasil korupsi ke partai. Dia mengatakan NasDem telah dirugikan oleh ucapan Alexander Marwata.Selain Sahroni, Putra Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Prananda Surya Paloh juga angkat bicara. Dia menyebut partainya kini tengah diterpa badai usai SYL sebagai tersangka oleh KPK."Saya ingin memberikan sedikit semangat kepada ketua umum kita. Bapak tidak sendiri, ada kami semua di sini. Satu terkena, semua terkena. Satu sakit, semua sakit," ungkap Prananda Surya Paloh di hadapan ratusan caleg dalam acara Konsolidasi Pemenangan Partai NasDem Se-Jawa dan Bali di NasDem Tower, Jakarta Pusat, dikutip Minggu .Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem itu pun meminta kader untuk tidak pantang menyerah selama bersikap benar. Prananda mengingatkan siapa pun untuk tidak bermain api dengan NasDem. "Kalau memang kita yakin kita benar, ya kita lawan itu. Jangan mencoba bermain-main bersama NasDem, karena itu sama juga bermain-main dengan api," kata Prananda.

GooglePlease follow us on Google to support us
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

 

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

KPK Temukan Aliran Dana Korupsi SYL untuk Kepentingan NasDemKPK Temukan Aliran Dana Korupsi SYL untuk Kepentingan NasDemKPK resmi menahan Syahrul Yasin Limpo. Penggunaan dana korupsi SYL dari Kementan ternyata untuk kepentingan NasDem.
Baca lebih lajut »

KPK: Uang Miliaran Diduga Hasil Korupsi SYL Mengalir ke NasDemKPK: Uang Miliaran Diduga Hasil Korupsi SYL Mengalir ke NasDemKPK menyebut jumlah uang diduga hasil korupsi mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mengalir ke Partai NasDem mencapai miliaran rupiah.
Baca lebih lajut »

KPK sebut ada aliran dana dari SYL ke Partai NasDemKPK sebut ada aliran dana dari SYL ke Partai NasDemKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut terdapat aliran dana sejumlah miliaran rupiah dari mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) ke ...
Baca lebih lajut »

Reaksi Santai KPK Tahu NasDem Siapkan Somasi Buntut Disebut Terima Uang dari SYL, Klaim Ada BuktiReaksi Santai KPK Tahu NasDem Siapkan Somasi Buntut Disebut Terima Uang dari SYL, Klaim Ada BuktiKPK merespons santai soal kemungkinan akan disomasi Partai NasDem buntut pernyataan Wakil Ketua KPK yang menyebut NasDem terima aliran uang dari SYL.
Baca lebih lajut »

Bendara Umum Nasdem Bantah Tuduhan KPK Soal Terima Uang Korupsi SYL: Rekening Nasdem Bersih!Bendara Umum Nasdem Bantah Tuduhan KPK Soal Terima Uang Korupsi SYL: Rekening Nasdem Bersih!Bendahara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni membantah Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang menuduh Nasdem menerima uang dugaan korupsi Syahrul Yasin Limpo.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2026-07-17 20:47:23