Bungkam Faisal Basri, Sosok Ini Bongkar 6 Fakta Hilirisasi RI

Indonesia Berita Berita

Bungkam Faisal Basri, Sosok Ini Bongkar 6 Fakta Hilirisasi RI
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 80 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 35%
  • Publisher: 74%

Kemenko Marves membongkar 6 Fakta hilirisasi nikel RI

terkait klaim Faisal Basri bahwa angka ekspor hilirisasi nikel tahun 2022 Rp 510 triliun yang disampaikan Presiden Jokowi salah karena menurut hitungan dia angkanya Rp 413,9 triliun. Kesalahan utama Faisal Basri disini adalah tidak update terhadap perkembangan hilirisasi di Indonesia, sehingga dia hanya memasukkan angka ekspor besi dan baja senilai US$ 27,8 miliar atau Rp 413,9 triliun.

Jadi, analisis yang disampaikan Faisal Basri dalam menyanggah statement Presiden Jokowi terkait dengan perpajakan ini juga salah. Dari data diatas, telah terjadi peningkatan pajak yang cukup signifikan dari sektor hilirisasi ini.

Memang masih ada perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan pemerintah terkait hal ini, antara lain enforcement terhadap aturan ESG, dan juga beberapa aspek tata Kelola nikel yang lain. Namun, jika Faisal Basri menyatakan bahwa Pemerintah memberikan harga bijih nikel"murah" kepada smelter, hal itu adalah berlebihan.terkait klaim Faisal Basri bahwa nilai tambah dari hilirisasi nikel 90% dinikmati oleh investor Tiongkok.

Untuk IMIP jumlah pekerja saat ini mencapai 74,7 ribu orang dan IWIP sekitar 56ribu orang. Hal ini belum memperhitungkan kawasan industri lain seperti VDNI, Gunbuster, dan Pulau Obi. Dampak penciptaan lapangan pekerjaan dari hilirisasi nikel di Sulawesi Tengah dan Halmahera juga berdampak positif terhadap penurunan angka kesenjangan pendapatan . Angka koefisien gini di Sulawesi Tengah dan Halmahera turun dari 37,2% dan 32,5% di 2014 menjadi 30,8% dan 27,9% di tahun 2022.

Terkait pendalaman industri, semuanya membutuhkan proses. Ini bukan sulap atau sihir yang bisa terjadi seketika. Perlu diingat kebijakan hilirisasi nikel baru dilaksanakan secara konsisten sejak awal 2020, ketika pemerintah menerapkan larangan ekspor bijih nikel. Sebelumnya pernah ada pelarangan, namun tahun 2017-2019 sempat diizinkan kembali ekspor bijih nikel. Jadi baru kurang lebih 3 tahun kebijakan hilirisasi nikel ini.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Faisal Basri Kritik Jokowi, Karena Sampaikan Fakta Menyesatkan Soal Hilirisasi NikelFaisal Basri Kritik Jokowi, Karena Sampaikan Fakta Menyesatkan Soal Hilirisasi NikelEkonom Faisal Basri, mengkritisi narasi yang kerap diutarakan oleh Presiden Joko Widodo, terkait keuntungan hilirisasi nikel, bagi Indonesia. Ia menilai, itu menyesatkan.
Baca lebih lajut »

Heboh Faisal Basri Vs Jokowi, Anak Buah Luhut Turun Gunung!Heboh Faisal Basri Vs Jokowi, Anak Buah Luhut Turun Gunung!Kemenko Marves akhirnya membongkar 6 fakta hilirisasi nikel RI yang jadi serangan Faisal Basri
Baca lebih lajut »

Kritik Kebijakan Hilirisasi, Faisal Basri Anggap Jokowi Sampaikan Fakta MenyesatkanKritik Kebijakan Hilirisasi, Faisal Basri Anggap Jokowi Sampaikan Fakta MenyesatkanFaisal Basri tuding Jokowi sampaikan fakta menyesatkan
Baca lebih lajut »

Anak Buah Luhut Bantah 5 Klaim Faisal Basri soal Hilirisasi Nikel Untungkan ChinaAnak Buah Luhut Bantah 5 Klaim Faisal Basri soal Hilirisasi Nikel Untungkan ChinaAda lima pernyataan Faisal Basri soal hilirisasi nikel yang dibantah oleh anak buah Luhut. Mulai dari soal penerimaan hingga insentif tax holiday.
Baca lebih lajut »

Kronologi-Update Jokowi Vs Faisal Basri soal Hilirisasi NikelKronologi-Update Jokowi Vs Faisal Basri soal Hilirisasi NikelPerdebatan antara Ekonom Senior Indef Faisal Basri dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai program hilirisasi terus berlanjut.
Baca lebih lajut »

Terkini: Faisal Basri Tuding Smelter Nikel Cina Tidak Bayar Royalti dan Tanggapan Kementerian KeuanganBerita Terkini tentang tudingan Faisal Basri bahwa smelter nikel Cina di Indonesia tidak bayar royalti dan tanggapan Kementerian Keuangan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 19:26:27