Pembangunan infrastruktur Jokowi jor-joran, tetapi tak ada dampak signifikannya.
Foto: Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono meninjau pembangunan Jalan Tol menuju ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN, Kalimantan Timur, Rabu . Sejumlah pembangunan infrastruktur dan proyek ambisius digalakkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mulai dari Trans Papua, Trans Sumatera, Kereta Cepat Jakarta Bandung, Light Rail Transit , megaproyek listrik 35.
Sepanjang masa periode penuh pemerintahannya , Jokowi sudah menghabiskan anggaran infrastruktur sebanyak Rp 2.778,2 triliun.Jumlah tersebut melonjak tiga kali lipat lebih dibandingkan era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2005-2013 yakni Rp 824,8 triliun. Jokowi pun mengakui pihaknya sudah menggelontorkan Rp 3.309 triliun hanya untuk membangun infrastruktur.
Proyek infrastruktur Jokowi juga kurang efisien seperti tercermin dari Incremental Capital Output Ratio . Sebagai catatan, semakin besar nilai koefisien ICOR, semakin tidak efisien perekonomian pada periode waktu tertentu. "Itu menunjukkan investasi di era Jokowi ini makin boros, makin tidak efisien. Begitu presiden Jokowi buka karpet merah untuk investor, tapi ICOR nya tinggi maka investor akan hitung ulang semua perencanaan dan biaya," tegas Bhima kepada CNBC Indonesia, Rabu .
"Selama tren Icor memburuk, era SBY jauh lebih ramah terhadap investor. Jadi pak SBY itu gak perlu bilang"please invest in my country", investor sudah paham sendiri soal hitungan biaya investasi dan risiko," paparnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pertemuan Jokowi dengan 6 Ketum Parpol, Hasto: Ini Bukan Upaya Pemaksaan KonsolidasiSekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto membongkar isi pertemuan Jokowi dengan enam ketum parpol di Istana Merdeka beberapa waktu yang lalu.
Baca lebih lajut »
Pak Jokowi Sosok Tulus, Pertemuan di Istana Bukan demi Capres TertentuHasto menegaskan langkah Presiden Jokowi mengumpulkan enam ketua umum parpol pendukungnya merupakan upaya membangun kesepahaman demi kesinambungan pemerint...
Baca lebih lajut »
Jokowi Kumpulkan 6 Ketum, Hasto: Bukan Pemaksaan KonsolidasiSekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan tidak ada pengonsolidasian partai ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu enam ketum parpol.
Baca lebih lajut »
PDIP Tanggapi PKS: Ketum Parpol Tentukan Capres-Cawapres, Bukan JokowiJokowi mencoba atur komposisi calon presiden 2024. Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Hendrawan Supratikno menyebut Jokowi tak berbuat demikian.
Baca lebih lajut »
Netralitas Jokowi Dikritik, Ngabalin: Dia Bukan Ketum Partai Seperti SBYTenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin membela Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dikritik Partai Demokrat karena ikut campur dalam Pilpres 2024.
Baca lebih lajut »
Saat Presiden Disebut Tak Netral, Ngabalin: Jokowi Bukan Ketum Parpol Seperti SBYBenny juga meminta jokowi berhati-hati, bisa mengumandangkan...
Baca lebih lajut »