Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai konflik yang kian memanas antara China dan Taiwan.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam kutipan wawancara dengan The Economist yang diunggah dalam akun Instagram @jokowi, seperti dikutip CNBC Indonesia, Senin .Jokowi mengatakan, kompetisi adalah hal yang normal, begitu pun dengan rivalitas antara negara yang dianggap kerap terjadi antar sebuah negara. Jokowi tak ingin, terjadi konflik antar negara yang justru bisa menciptakan instabilitas.
"Indonesia ingin dunia yang damai. Jadi jangan sampai perang di Ukraina belum selesai, menambah masalah lagi di kawasan lain. Ini menambah ruwet kita semua, menambah pusing kita semua," jelasnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perang Rusia vs Ukraina: 437 Anak Meninggal DuniaLebih dari 437 anak di Ukraina meninggal dunia dalam perang Rusia vs Ukraina.
Baca lebih lajut »
Bukan Rusia, Putin Sebut Negara Ini yang Ingin Caplok UkrainaPresiden Rusia Vladimir Putin membeberkan rahasia negara mana sebenarnya yang benar-benar mengincar Ukraina.
Baca lebih lajut »
Ternyata Bukan Rusia, Negara Ini yang Ngebet Caplok Ukraina!Presiden Rusia Vladimir Putin membeberkan negara lain yang mengincar Ukraina.
Baca lebih lajut »
Dubes Rusia Ungkap Ukraina Ingin Perang Dunia III Terjadi: Mereka Memantik Perang Rusia dan NATODuta Besar Rusia untuk Amerika Serikat (AS) mengungkapkan, Ukraina ingin Perang Dunia III terjadi.
Baca lebih lajut »
Beredar Video Tawanan Perang Ditembak Tentara Ukraina, Ini Tanggapan RusiaDari rekaman tersebut terlihat bahwa semua orang Rusia, termasuk mereka yang berada dalam posisi tengkurap, tewas.
Baca lebih lajut »
Kremlin Tuduh Ukraina Eksekusi Mati Lebih dari 10 Tahanan Perang Rusia: Ini Biasa Mereka LakukanKremlin menuduh tentara Ukraina eksekusi mati lebih dari 10 tahanan perang.
Baca lebih lajut »