Langkah melakukan dedolarisasi alias buang dolar AS, dinilai sebagai langkah tepat untuk membangun kekuatan ekonomi baru.
Jakarta, CNBC Indonesia -
Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Apindo, Ajib Hamdani menjelaskan, dedolarisasi memberikan dampak positif terhadap penguatan nilai tukar di suatu negara. Masalahnya, Amerika Serikat adalah negara adidaya yang memiliki Produk Domestik Bruto tertinggi sedunia. Sehingga akan menjadi satu-satunya arah penentu ekonomi global. Ketika perekonomian AS goyah, maka runyam ekonomi seluruh negara di dunia.
"Jadi, kedaulatan ekonomi negara bisa lebih berperan untuk membuat stabilitas ekonomi ke depannya," ucapnya.Pun dedolarisasi menurut Ajib merupakan langkah jitu suatu negara untuk membangun ekonomi baru. Karena tidak bertumpu atau bergantung pada satu mata uang tertentu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ramai Negara ASEAN 'Buang' Dolar AS, Rupiah Bisa Makin Jaya?Video Ramai Negara ASEAN 'Buang' Dolar AS, Rupiah Bisa Makin Jaya?
Baca lebih lajut »
Banyak Negara Buang Dolar Hingga Beli LPG 3kg Wajib Pakai KTPGonjang-ganjing Amerika Serikat banyak negara buang dolar hingga membeli LPG 3kg harus menggunakan KTP.
Baca lebih lajut »
IMF Beri Kode Dedolarisasi, Ramai-Ramai Sudah Buang Dolar?Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva mengatakan dolar AS secara bertahap kehilangan statusnya sebagai mata uang cadangan utama dunia.
Baca lebih lajut »
IMF Beri Kode 'Buang Dolar', Maaf RI Sudah Duluan!Bos IMF mulai memberikan sinyal soal dedolarisasi dan mengungkapkan penganti dolar AS sebagai mata uang cadangan utama dunia.
Baca lebih lajut »
Bajunya Sulit Dilepas, Ashley Graham Terpaksa Tahan Buang Air Kecil selama Met Gala 2023Ashley Graham mengenakan gaun rancangan Harris Reed, direktur kreatif Nina Ricci, sebagai penghormatan kepada Karl Lagerfeld yang ikonik.
Baca lebih lajut »