Menurut Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN, Anton Setiawan, aksi phishing untuk mendapatkan data pribadi selama pandemi terbilang gencar dilakukan.
Liputan6.com, Jakarta - Serangan siber selama pandemi Covid-19 tidak dimungkiri masih terus terjadi. Bahkan, tidak sedikit penjahat yang memanfaatkan momen pandemi ini untuk kian gencar melakukan kejahatan siber.
"Jadi sekarang, masyarakat bisa cek ke media sosial BSSN mengenai informasi ter-update tentang beraktivitas secara aman selama pandemi, mulai dari work from home, sekolah, hingga berbelanja dari rumah," tuturnya menjelaskan. Adapun enam area itu meliputi tata kelola, pengelolaan risiko, kerangka kerja, pengelolaan aset, aspek teknologi, dan suplemen.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Huawei dan BSSN Gelar Pelatihan Daring Keamanan Siber |Republika OnlineTeknologi memiliki peran penting bagi kehidupan digital yang kian terhubung
Baca lebih lajut »
Pandemi Covid-19 Hantam Bisnis Bioskop Korsel |Republika OnlineBioskop di Korsel tidak ditutup selama pandemi, tapi jumlah penonton sangat sedikit.
Baca lebih lajut »
Pandemi Covid-19, Pasien Jantung Koroner Masih Boleh OperasiAhli mengingatkan bahwa orang dengan penyakit jantung koroner masih diperbolehkan melakukan tindakan CABG selama masa pandemi.
Baca lebih lajut »
Transaksi Jual Beli Emas di Pegadaian Naik Nyaris 100%Pegadaian mengungkap, aktivitas jual beli emas meningkat 100% selama pandemi virus Corona alias COVID-19. Begini faktanya: Pegadaian via detikfinance
Baca lebih lajut »
Konsumen Otomotif Pilih Tunda Beli Kendaraan di 2020Mayoritas masyarakat Indonesia memilih melakukan penundaan belanja mobil atau motor baru selama pandemi hingga tahun depan.
Baca lebih lajut »