BSI (BRIS) Jawab Isu Akusisi BTN Syariah, Kapan Terlaksana?

Indonesia Berita Berita

BSI (BRIS) Jawab Isu Akusisi BTN Syariah, Kapan Terlaksana?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 54 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 25%
  • Publisher: 59%

PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) menyatakan bahwa rencana akuisisi Unit Usaha Syariah BTN tidak mudah dan membutuhkan waktu.

Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. menjawab isu akuisisi terhadap unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara Tbk. dalam paparan kinerjanya. Namun, BSI mengungkapkan bahwa proses akuisisi itu tidak mudah dan membutuhkan waktu.

"Saat merger menjadi BSI, kami memutuskan untuk menggabungkan, baik itu BUS [bank umum syariah] dan UUS [unit usaha syariah] jadi satu. Tapi kalau sekaligus dikerjakan akan ruwet," katanya dalam paparan kinerja BSI triwulan IV 2022 pada Rabu . Hery menuturkan, penggabungan UUS BTN tidaklah semudah penggabungan BUS karena masih bercampur dengan induknya. Dengan begitu, menurut Hery, akusisi UUS BTN itu akan menunggu pemisahan atau spin off UUS BTN terlebih dahulu.Di samping itu, Hery mengatakan bahwa pola akusisi tersebut akan diputus lebih lanjut oleh pemegang saham.

BSI sendiri telah mencatatkan jumlah aset Rp306 triliun pada 2022, naik 15 persen secara tahunan . Jumlah aset ini terdorong oleh pertumbuhan pesat pembiayaan pada 2022, yakni 21,26 persen yoy menjadi Rp208 triliun.Sebelumnya, Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, UUS BTN pada 2023 harus dipisahkan dengan induknya, sebab Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah telah mengatur bahwa spin off UUS wajib dilakukan selambatnya pada akhir Juni 2023.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Raih Laba Rp4,26 Triliun pada 2022, BSI (BRIS) Ungkap Dampak MergerRaih Laba Rp4,26 Triliun pada 2022, BSI (BRIS) Ungkap Dampak MergerBank Syariah Indonesia atau BSI (BRIS) mengungkap dampak merger terhadap raihan lama Rp4,26 triliun pada 2022.
Baca lebih lajut »

Impelementasi GCG Bank BTN Dapat Pengakuan di ASEANImpelementasi GCG Bank BTN Dapat Pengakuan di ASEANPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meraih penghargaan Indonesia Top 3 Public Listed Companies (PLCs) dan ASEAN Asset Class PLCs
Baca lebih lajut »

Kinerja BTN Dapat Pengakuan di Kawasan ASEAN Gegara IniKinerja BTN Dapat Pengakuan di Kawasan ASEAN Gegara IniPT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) melaporkan pencapaian kinerjanya dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Baca lebih lajut »

Milad Dua Tahun BSI, Laba Tumbuh 40,68 Persen Capai Rp 4,26 Triliun |Republika OnlineMilad Dua Tahun BSI, Laba Tumbuh 40,68 Persen Capai Rp 4,26 Triliun |Republika OnlineAset BSI tembus Rp 305,73 triliun, tumbuh 15,24 persen secara tahunan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 17:37:58