BPOM luncurkan aplikasi pelaporan efek samping obat

Indonesia Berita Berita

BPOM luncurkan aplikasi pelaporan efek samping obat
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 antaranews
  • ⏱ Reading Time:
  • 28 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 78%

BPOM meluncurkan aplikasi sistem pelaporan farmakovigilans, e-MESO, sebagai kanal pelaporan masyarakat terhadap efek samping produk obat yang beredar di pasaran.

Kepala BPOM RI Penny K Lukito didampingi Ketua PB IDI Adib Khumaidi dan Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI Lucia Rizka Andalucia saat menyampaikan keterangan kepada wartawan dalam agenda peluncuran e-MESO di Jakarta, Senin . ANTARA/HO-BPOM.

"Aplikasi ini diperuntukkan bagi tenaga kesehatan dan industri farmasi untuk melaporkan kejadian tidak diinginkan atau efek samping obat ke BPOM," kata Kepala BPOM Penny K Lukito di Jakarta, Selasa. Menurut Penny, pelaporan Kejadian Tidak Diinginkan dan Efek Samping Obat menjadi indikator penting yang menunjukkan pemantauan keamanan obat di suatu negara berjalan dengan baik.

"Rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya pun memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan jaminan keselamatan pasien," ujarnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

antaranews /  🏆 6. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Bawaslu Putuskan Mengulangi Proses Verifikasi Administrasi Pemilu Partai PrimaBawaslu Putuskan Mengulangi Proses Verifikasi Administrasi Pemilu Partai PrimaBadan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memutuskan untuk mengulangi proses verifikasi administrasi pemilu Partai Prima.
Baca lebih lajut »

Ombudsman Sebutkan Tiga Pelanggaran Maladministrasi Bappebti pada Perizinan Bursa BerjangkaOmbudsman Sebutkan Tiga Pelanggaran Maladministrasi Bappebti pada Perizinan Bursa BerjangkaBadan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dinyatakan melakukan pelanggaran maladministrasi oleh Ombudsman Republik Indonesia
Baca lebih lajut »

Ombudsman RI Temukan Bukti Malaadministrasi Bappebti Terkait Izin Bursa KriptoOmbudsman RI Temukan Bukti Malaadministrasi Bappebti Terkait Izin Bursa KriptoOmbudsman RI menyatakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terbukti melakukan malaadministrasi
Baca lebih lajut »

Revitalisasi bahasa daerah jadi bahasan Kongres Bahasa Indonesia - ANTARA NewsRevitalisasi bahasa daerah jadi bahasan Kongres Bahasa Indonesia - ANTARA NewsANTARA - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyelenggarakan Diseminasi ...
Baca lebih lajut »

Penggunaan Obat Tradisional Harus Penuhi Standar, IDI: Sudah Dapat Sertifikasi BPOMPenggunaan Obat Tradisional Harus Penuhi Standar, IDI: Sudah Dapat Sertifikasi BPOMObat tradisional yang baik dan memenuhi standar yakni yang telah memiliki sertifikat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Baca lebih lajut »

Potret Pabrik Kosmetik Ilegal yang Digerebek BPOM, Langganan Klinik-DokterPotret Pabrik Kosmetik Ilegal yang Digerebek BPOM, Langganan Klinik-DokterFoto BPOM RI menyidak pabrik yang memproduksi kosmetik ilegal di kawasan PIK. Produksi kosmetik tersebut diduga melibatkan dokter dan orang yang berpengalaman. Foto: Pradita Utama/detikcom
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 10:32:54