BPOM Ingatkan Obat Herbal Tetap Harus Melalui Uji Klinis

Indonesia Berita Berita

BPOM Ingatkan Obat Herbal Tetap Harus Melalui Uji Klinis
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 42 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 68%

BPOM sendiri berkomitmen mengawasi ketat produk obat herbal yang beredar di Indonesia, mulai dari hulu hingga pemasaran.

melakukan pengawasan full spektrum melalui industri sampai produk itu beredar di pasaran. Kami melakukan semua pengawasan dan juga sampling pengujian, iklan, semuanya kita lihat," ujar Maya.Diberitakan, video di kanal YouTube milik musisi Anji, beberapa waktu lalu, menuai kontroversi.

Sebab, dalam video tersebut, Anji mewawancarai Hadi Pranoto yang disebutnya sebagai profesor dan pakar mikrobiologi yang mengklaim telah menemukan obatDia menyebut, obat tersebut adalah antibodi Covid-19 berbahan herbal serta telah diberikan kepada ratusan ribu orang di Sumatera, Pulau Jawa, Bali, dan Kalimantan.Soal Klaim Hadi Pranoto, Anji: Saya Tidak Menyatakan Herbal Tersebut Obat

"Kita sudah bagikan hampir 250.000 lebih, kita sudah bagikan ke masyarakat, mereka sudah konsumsi dan alhamdulillah yang sudah terinfeksi sembuh semua," demikian kata Hadi dikutip dari video YouTube dunia MANJI, Minggu . Belakangan, video tersebut mendapat respons negatif dari publik. Sosok Hadi Pranoto disebut tidak memiliki latar belakang akademis yang mumpuni sehingga klaim-klaimnya itu dipertanyakan.Tag:

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

BPOM: Tidak Bisa Begitu Saja Klaim Obat Herbal Penangkal Covid-19BPOM: Tidak Bisa Begitu Saja Klaim Obat Herbal Penangkal Covid-19Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mayagustina Andarini merespons maraknya klaim obat herbal penangkal Covid-19 beberapa waktu terakhir. BPOM obatherbal COVID19
Baca lebih lajut »

BPOM Tegaskan Obat Herbal Hadi Pranoto Tak Kantongi Izin EdarBPOM Tegaskan Obat Herbal Hadi Pranoto Tak Kantongi Izin EdarBPOM pastikan produk obat herbal buatan Hadi Pranoto yang diklaim mampu menyembuhkan pasien Covid-19 jelas tidak memiliki izin edar.
Baca lebih lajut »

BPOM Pastikan Obat Herbal Milik Hadi Pranoto Tidak Memiliki Izin EdarBPOM Pastikan Obat Herbal Milik Hadi Pranoto Tidak Memiliki Izin EdarBadan Pengawas Obat dan Makanan memastikan produk herbal buatan Hadi Pranoto yang diklaim mampu menyembuhkan pasien Covid-19 tidak memiliki izin edar. BPOM hadipranoto covid19
Baca lebih lajut »

Kemenkes Minta Masyarakat Kritis Klaim Obat Covid-19Kemenkes Minta Masyarakat Kritis Klaim Obat Covid-19Penetapan suatu obat memerlukan uji klinis dan proses panjang, termasuk untuk Covid-19.
Baca lebih lajut »

BPOM: Tidak Bisa Begitu Saja Klaim Obat Herbal Penangkal Covid-19BPOM: Tidak Bisa Begitu Saja Klaim Obat Herbal Penangkal Covid-19Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mayagustina Andarini merespons maraknya klaim obat herbal penangkal Covid-19 beberapa waktu terakhir. BPOM obatherbal COVID19
Baca lebih lajut »

Kabar Baik! Kandidat Obat Corona Potensial Masuk Tahap Uji AkhirKabar Baik! Kandidat Obat Corona Potensial Masuk Tahap Uji AkhirObat potensial virus Corona COVID-19 yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi Tycan di Singapura akan memulai uji klinis tahap akhir. Bagaimana perkembangannya? VirusCorona ObatCorona via detikHealth
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 11:48:14