Lemhannas diharapkan dapat membantu BPJS Kesehatan menciptakan SDM yang handal
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Agar pengelolaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat dapat dilakukan secara maksimal, dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan profesional. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BPJS Kesehatan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia tentang kerja sama di bidang peningkatan kualitas SDM, pertukaran informasi, pelaksanaan pengkajian, dan pemanfaatan Program BPJS Kesehatan.
“Sebagai lembaga pencetak kader pimpinan nasional, , berintegritas, profesional, kredibel, serta memiliki etos kerja yang tinggi untuk menyelenggarakan Program JKN-KIS dengan seoptimal mungkin,” ungkap Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris di Kantor Lemhannas, Rabu . Dalam acara tersebut, hadir Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI Agus Widjojo untuk menandatangani nota kesepahaman. Sementara, ruang lingkup nota kesepahaman tersebut mencakup peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan dan pelatihan, pertukaran tenaga ahli, dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.
Menurut Fachmi, ada sejumlah nilai organisasi BPJS Kesehatan yang selaras dengan nilai-nilai Lemhannas untuk membuat Indonesia menjadi bangsa yang maju, mandiri dan berkelas dunia sehingga mampu berkompetisi dengan bangsa lain. Ia pun berharap, melalui sinergi dengan Lemhannas, BPJS Kesehatan dapat kian mengedepankan integritas, profesionalisme, pelayanan prima, dan efisiensi operasional dalam melayani kebutuhan masyarakat akan jaminan kesehatan.
“Komitmen kami, seluruh Duta BPJS Kesehatan selaku representasi aparatur pemerintah, bisa terus berupaya memberikan pelayanan publik yang efektif dan efisien, dengan kultur budaya kerja yang lebih disiplin, bertanggung jawab dan menjunjung prinsip gotong royong,” tegas Fachmi. Baca Juga BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Banyak Peserta Turun Kelas, BPJS Kesehatan Harus Antisipasi Kurangnya PemasukanBPJS Kesehatan perlu melakukan upaya mitigasi untuk mengantisipasi fenomena turun kelas ini. Sebab ini membuat penerimaan BPJS Kesehatan berkurang.
Baca lebih lajut »
BPJS: Penyesuaian Iuran demi Kesinambungan Progam Kesehatan |Republika OnlineMA mendorong pemerintah memperhatikan ekosistem JKN secara menyeluruh
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan Berjanji Perbaiki Tata Kelola - Ekonomi dan Bisnis - koran.tempo.co
Baca lebih lajut »
Gubernur Jabar Harap Kualitas BPJS Kesehatan Terus Dijaga |Republika OnlineRencananya, pemerintah akan menghapus kelas-kelas BPJS Kesehatan
Baca lebih lajut »
Tolong Jangan Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan, Rakyat Bisa Tampar Muka Pemerintah 2 KaliPemerintah di bawah kendali Presiden Jokowi berencana menaikkan iuran BPJS Kesehatan pada 1 Juli mendatang. IuranBpjsKesehatan
Baca lebih lajut »
PTUN Batalkan Putusan KIP soal Audit BPJS Informasi TerbukaMajelis hakim PTUN memerintahkan BPKP agar tidak membuka hasil audit BPJS Kesehatan kepada publik.
Baca lebih lajut »