BPJS Kesehatan Pastikan Tak Ada Lagi Diskriminasi Dari RS

Indonesia Berita Berita

BPJS Kesehatan Pastikan Tak Ada Lagi Diskriminasi Dari RS
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 cnbcindonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 64 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 29%
  • Publisher: 74%

BPJS Kesehatan memastikan tidak ada lagi diskriminasi bagi pengguna BPJS Kesehatan

Foto: Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan 2023 dan Launching Transformasi Mutu Layanan Program JKN/Khoirul Anam- Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti memastikan tidak ada lagi diskriminasi terhadap peserta BPJS Kesehatan saat berobat ke rumah sakit. Pasalnya, saat ini masih ditemukan praktik diskriminasi terhadap peserta BPJS Kesehatan. Biasanya diskriminasi terjadi ini berkaitan dengan kepesertaan BPJS Kesehatan dan peserta non BPJS Kesehatan.

"Di lapangan masih ada oknum yang membeda-bedakan ini pasien BPJS Kesehatan dan bukan, dan sebagainya. Kalau BPJS Kesehatan penuh. Kalau bukan, langsung ada. Tapi itu oknum," ungkap Ghufron dalam Pertemuan Nasional Fasilitas Kesehatan 2023 dan Launching Transformasi Mutu Layanan Program JKN Senin . Meski demikian, menurut dia praktik diskriminasi tersebut sudah berkurang, seiring dengan evaluasi yang dilakukan bersama rumah sakit mitra."Kalau mereka mendiskriminasikan, mereka itu melanggar PP tentang Kerumahsakitan No 47 tahun 2021. tentu dengan Undang-undang yang baru juga, dan tentang kerja sama dengan BPJS Kesehatan itu dilanggar. Harus diketahui bahwa pemilik rumah sakit dalam kesehatan tidak boleh hanya memikirkan profit," ujarnya.

Ghufron menambahkan apabila pasien mendapati hal tersebut, peserta diminta segera melaporkan kepada petugas BPJS SATU di rumah sakit. Adapun bagi rumah sakit yang melanggar, BPJS Kesehatan memberikan sanksi berupa pencabutan kerja sama.Ghufron mengatakan diskriminasi berawal dari sisa-sisa masa lalu BPJS Kesehatan, yang kerap telat membayar klaim tagihan rumah sakit. Kini dengan transformasi dan evaluasi yang gencar dilakukan BPJS, tidak ada lagi keterlambatan seperti di masa lalu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

BPJS Kesehatan Akui Ada Oknum Diskriminasi Pasien BPJS: Tapi Sudah BerkurangBPJS Kesehatan Akui Ada Oknum Diskriminasi Pasien BPJS: Tapi Sudah BerkurangDirektur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti mengatakan tengah fokus meningkatkan mutu layanan baik secara administratif maupun pelayanan langsung di rumah sakit.
Baca lebih lajut »

Jumlah Peserta BPJS Kesehatan Tembus Lebih dari 2OO Juta Jiwa per September 2023Jumlah Peserta BPJS Kesehatan Tembus Lebih dari 2OO Juta Jiwa per September 2023Kinerja BPJS Kesehatan lebih baik dibandingkan jaminan kesehatan sosial yang ada di berbagai negara.
Baca lebih lajut »

Cara & Syarat Dapat Kaca Mata Gratis Pakai BPJS KesehatanCara & Syarat Dapat Kaca Mata Gratis Pakai BPJS KesehatanSelain rawat jalan dan rawat inap, peserta BPJS Kesehatan ternyata bisa klaim kaca mata gratis menggunakan layanan dari BPJS Kesehatan.
Baca lebih lajut »

Hingga September, 94,6% Warga RI Terlindungi BPJS KesehatanHingga September, 94,6% Warga RI Terlindungi BPJS Kesehatan262,74 masyarakat indonesia telah terlindungi BPJS Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau sekitar 94,60%,
Baca lebih lajut »

KJRI New York Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir BandangKJRI New York Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir BandangKJRI New York memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban banjing bandang di wilayah tersebut.
Baca lebih lajut »

KJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir New YorkKJRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban Banjir New YorkKonsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York memastikan tidak ada WNI yang menjadi korban banjir parah yang melanda kota tersebut, Jumat (29/9)
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 20:08:34