BPBD Sumsel Beberkan Penyebab Palembang Diselimuti Asap

Indonesia Berita Berita

BPBD Sumsel Beberkan Penyebab Palembang Diselimuti Asap
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 detikcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 56 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 26%
  • Publisher: 51%

Kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menyelimuti Kota Palembang dan sekitarnya pagi ini. Melihat kondisi tersebut Satgas Karhutla membeberkan alasannya: KabutAsap Palembang

) menyelimuti Kota Palembang dan sekitarnya pagi ini. Melihat kondisi tersebut Satgas Karhutla membeberkan alasannya.

"Kondisi hari ini memang asapnya cukup banyak. Karena banyak kebakaran di OKI, Muaraenim, Pali, Banyuasin, dan Ogan Ilir yang berakibat kabut asap," terang Kabid Penanganan Kedaruratan BPBDAdapun penyebab kabut asap pekat dan menyelimuti Palembang, menurut Ansori, adalah aktivitas bakar lahan. Hal ini tercatat masih terjadi setiap akhir pekan.

Sementara itu, pada akhir pekan, banyak petugas pemadam kebakaran lapangan tengah beristirahat sehingga waktu itu dimanfaatkan untuk membakar lahan di sejumlah daerah. "Memanfaatkan kelengahan petugas. Apalagi petugas sudah berada di lokasi sejak 4 bulan terakhir. Tentu hal-hal ini dimanfaatkan masyarakat untuk membersihkan lahan, ya ada juga dengan cara seperti itu ," tegas Ansori.Meski demikian, Ansori menyebut tim sudah bekerja secara maksimal di lapangan. Namun lahan gambut yang tebal membuat petugas kesulitan saat pemadaman.

"Gambut cukup tebal, sulit dipadamkan. Tapi petugas dan pemadaman yang ada di lapangan udah maksimal bekerjanya, semua kami lakukan termasuk bantuan pemadaman udara," katanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

detikcom /  🏆 29. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Penggunaan uang elektronik di Sumsel tumbuh signifikanPenggunaan uang elektronik di Sumsel tumbuh signifikanPenggunaan uang elektronik di Sumatera Selatan mengalami pertumbuhan signifikan pada triwulan II/2019 dari sebanyak 188.559 orang menjadi 308.788 orang karena ...
Baca lebih lajut »

Kabut Asap Terekstrem di Sumsel, Seluruh Sekolah DiliburkanKabut Asap Terekstrem di Sumsel, Seluruh Sekolah DiliburkanJarak pandang terendah pada pagi hari 14 Oktober 2019 berkisar hanya 50-150 meter dari jam 06.30-08.30 WIB dengan kelembapan pada saat itu 95-96%
Baca lebih lajut »

2 Anak Wakil Gubernur Sumsel Ambil Formulir Calon Bupati Ogan Ilir di 3 Parpol2 Anak Wakil Gubernur Sumsel Ambil Formulir Calon Bupati Ogan Ilir di 3 Parpoldua anak Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya mengambil mengambil formulir pendaftaran sebagai calon bupati di 3 partai politik.
Baca lebih lajut »

BNPB Kerahkan 7 Helikopter Bom Air untuk Karhutla di SumselBNPB Kerahkan 7 Helikopter Bom Air untuk Karhutla di SumselAir yang digunakan untuk bom air sudah mencapai 66 juta liter.
Baca lebih lajut »

BPBD: 130 Ribu Warga Gunung Kidul Terdampak KekeringanBPBD: 130 Ribu Warga Gunung Kidul Terdampak KekeringanBPBD menyebut kekeringan di wilayah Gunung Kidul meluas di 16 kecamatan.
Baca lebih lajut »

BPBD: 130.000 Warga Gunung Kidul Terdampak KekeringanBPBD: 130.000 Warga Gunung Kidul Terdampak KekeringanBPBD Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mencatat warga terdampak kekeringan mencapai 130.000 jiwa tersebar di 16 kecamatan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 22:45:50