BPBD Pasaman Barat memaafkan ajudan Ketua DPRD yang mengaku telah mencuri thermo gun.
Harga thermo gun saat awal COVID-19 sekitar Rp3 juta karena barang langka dan sulit diperoleh. Makanya saya izinkan anggota membuat laporan pengaduan ke Polres Pasaman Barat
"Sebagai manusia dan umat Muslim, permintaan maafnya diterima. Namun terhadap proses hukumnya kami menyerahkan ke Polres Pasaman Barat," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pasaman Barat Decky H Saputra di Simpang Empat, Rabu. Ketika ditanya siapa yang terekam CCTV itu ia mengatakan ada oknum pimpinan DPRD Pasaman Barat beserta ajudan dan supirnya menggunakan mobil sedan plat merah.
Pihaknya hingga saat ini belum ada mencabut laporan di Polres Pasaman Barat. Namun menyerahkan sepenuhnya ke penyidik karena Thermo Gun itu bukan milik pribadi tetapi merupakan aset daerah atau negara.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rusia Klaim Barat Berupaya 'Membajak' Penelitinya Kembangkan Vaksin CoronaUpaya menarik peneliti Rusia untuk bekerja di Eropa dan Amerika serikat (AS) itu tidak berhasil.
Baca lebih lajut »
35 Pertashop Kini Hadir di Provinsi Banten dan Jawa BaratDengan Pertashop, masyarakat yang tinggal di pelosok desa lebih mudah mendapatkan BBM berkualitas dengan harga sama seperti SPBU.
Baca lebih lajut »
Jokowi Naikkan Dana Otsus Papua dan Papua Barat Jadi Rp7,8 TDana Otsus dianggarkan guna mendukung pelaksanaan otonomi khusus terutama di bidang pendidikan dan kesehatan
Baca lebih lajut »
Upacara HUT Proklamasi Kemrdekaan RI di Papua Barat Digelar SederhanaPasukan Pengibar Bendera Pusaka, hanya terdiri dari tiga orang. Satu orang pemegang baki bendera dan dua lainya penggerek tali bendera.
Baca lebih lajut »