Pemerintah Provinsi Papua melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua mengelar pelatihan bagi relawan untuk korban pasca bencana alam, Kegiatan tersebut bertujuan agar mendeteksi dampak psikososial yang dirasakan korban di Papua.
Kepala BPBD Provinsi Papua Welliam Robert Manderi mengatakan, kondisi geografis di Papua rawan terhadap bencana alam. Sehingga itu, melalui kegiatan pelatihan tersebut para relawan bisa lebih paham apa yang harus dilakukan.terhadap bencana itu wajar semua orang mengalaminya. Disitulah peran relawan untuk melihat kondisi dari para korban ketika berada di pengungsian,” Ucapnya, Rabu .
Sehingga itu lanjut Welliam, penting dilakukan pendampingan dampak psikososial kepada para korban yang kejiwaannya terguncang .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Terancam Karhutla, BPBD Banjar Juga Waspadai Banjir Akibat Curah Hujan TinggiMeski Pemprov Kalsel telah tetapkan ancaman kebakaran hutan dan lahan akan terjadi, namun intensitas hujan di Kabupaten Banjar justru semakin meningkat.
Baca lebih lajut »
BPBD Kerahkan Alat Penyedot Air ke Rumah Warga Hingga Longsor Tebing Perparah Banjir Desa Pamuruyan!Guna mempercepat surutnya banjir, BPBD Kabupaten Sukabumi mengerahkan pompa penyedot air dari dalam rumah warga. BPBD dan relawan juga membantu membersihkan tumpukan lumpur yang terbawa oleh banjir di rumah warga.
Baca lebih lajut »
Kejari Selidiki Dugaan Korupsi Dana BTT BPBD SikkaKejari Kabupaten Sikka menyelidiki dugaan korupsi anggaran BTT penanganan bencana di BPBD Sikka tahun 2021
Baca lebih lajut »
Kejari Selidiki Dugaan Korupsi Dana BTT BPBD SikkaKejari Kabupaten Sikka menyelidiki dugaan korupsi anggaran BTT penanganan bencana di BPBD Sikka tahun 2021
Baca lebih lajut »
Cuaca Ekstrem Masih Akan Landa Bangka BelitungKepala BPBD Provinsi Babel Mikron Antariksa mengatakan sejumlah daerah di Babel masih berpotensi terjadinya cuaca ekstrem khususnya saat peralihan musim atau pancaroba. Untuk itu, pihaknya menghimbau masyarakat waspada potensi bencana yang ditimbulkan.
Baca lebih lajut »