Badan Pengusahaan Batam menyebut sejumlah warga dan pengusaha di Pulau Rempang menyerahkan lahan secara sukarela. Hal itu dibantah warga.
Warga memegang poster penolakan penggusuran Pulau Rempang saat berdemonstrasi di depan Kantor Badan Pengusahaan Batam, Kepulauan Riau, Rabu .
”Jangan sejengkal pun tanah adat dibagi, itu menjadi semangat utama kami. Pemerintah silakan membangun investasi, tetapi jangan menghapus kampung adat yang menjadi identitas orang Melayu,” kata Suardi. Sebelumnya, Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan Batam Ariastuty Sirait menyatakan, ada sejumlah masyarakat dan pelaku usaha di Pulau Rempang yang sukarela mengembalikan aset berupa lahan ternak dan tambak kepada pemerintah. Itu disebut sebagai bentuk dukungan masyarakat terhadap proyek strategis nasional pengembangan kawasan Rempang.
Terkait penyerahan lahan tersebut, Suardi menyatakan, empat orang yang mendatangi BP Batam pada 1 September 2023 itu bukan warga kampung adat. Dari informasi yang dihimpun KERAMAT, keempat orang itu adalah pengusaha yang tidak tinggal di Rempang. ”Sejak awal sudah jelas warga Rempang tidak mau digusur karena ini menyangkut marwah. Mereka tidak mau identitas dan jati dirinya sebagai orang Melayu pesisir hilang,” katanya pada 21 Agustus 2023.KOMPAS/PANDU WIYOGA
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kepala BP Batam Sampaikan Progres dan Harapan Warga Rempang kepada Menko PerekonomianMenteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto gelar Rapat Terbatas Pembahasan Pengembangan Pulau Rempang, di Ruang Rapat Oka Kretagama.
Baca lebih lajut »
Warga dan badan usaha kembalikan aset negara di Pulau RempangANTARA - Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima pengembalian aset dari sejumlah masyarakat dan badan usaha di Pulau Rempang pada Jumat (1/9) di Batam, Kepulauan ...
Baca lebih lajut »
Masyarakat Sebut Anthonius Aryobaba Sosok yang Tepat jadi Pj Gubernur PapuaElemen masyarakat Papua mendatangi Kemenkumham untuk menanyakan permasalahan berkaitan dengan status dari pangkat KakanwiKumham Papua Anthonius M Aryobaba
Baca lebih lajut »
Menhub Sebut Masyarakat Bisa Pakai Kereta Cepat Jakarta-Bandung OktoberMenhub Budi Karya Sumadi mengatakan uji coba kereta cepat terus dilakukan hingga dinyatakan beroperasi Oktober nanti.
Baca lebih lajut »
Serahkan 139 SK PPPK Tenaga Teknis, Wali Kota Batam: Mari Bersatu, Kita Bangun SemuaWali Kota Batam Muhammad Rudi menyampaikan pesan kepada para PPPK tenaga teknis yang baru menerima SK.
Baca lebih lajut »
Politeknik Negeri Batam: Skripsi dihapus majukan pendidikan IndonesiaPoliteknik Negeri Batam, Kepulauan Riau menilai kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim yang ...
Baca lebih lajut »