Gara-gara botol air minum, wanita ini berhasil membuat bisnis perabot rumah tangga dari sampah plastik dengan omzet puluhan juta sebulan.
Niam, panggilan akrabnya, menjelaskan, ide bisnis itu muncul pada 2015 lalu saat kuliah. Kala itu, Niam mengaku sering membeli air minum dingin kemasan karena cuaca di Kota Surabaya panas. Niam yang tinggal indekos tak membeli galon karena kamarnya berada di lantai dua.Minuman dari botol kemasan itu tak langsung dibuang. Ia kumpulkan di depan kamar sehingga sampah plastik itu menumpuk. Hal serupa ternyata juga diikuti oleh tetangga-tetangganya.
"Akhirnya mikir dibikin apa ya, lihat produk recycle, kok kaya gitu ya, kalau produk recycle Indonesia kaya masih kelihatan merknya siapa mau makai. Karena background desain produk coba lah bikin produk valuable, barang kali bisa dijual lebih mahal dan pemulung lebih terbantuJualan Tempat Tisu, Wanita Ini Kantongi Omzet Rp 50 Juta/Bulan
Setelah meleleh, plastik itu ia cetak berbentuk lembaran seperti halnya papan kayu. Lembaran plastik ini ialah cikal bakal produk yang dihasilkan seperti meja, kursi, dan jam dinding.Selanjutnya, produk itu ia jual seharga Rp 200 ribu untuk jam dinding, kursi lepas alias bongkar pasang seharga Rp 400 ribu-Rp 500 ribu, dan meja Rp 550 ribu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tangkap Pemuda di Indramayu, Tim Densus Sita Stoples-BotolTim Densus 88 Polri menangkap pemuda terduga teroris di Desa Cangko, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Baca lebih lajut »
Minum Air Dingin Saat Cuaca Panas, Adakah Bahayanya?Mengonsumsi minuman dingin memang terasa menyegarkan di siang bolong yang panas. Tapi, apakah ini baik bagi tubuh?
Baca lebih lajut »
Gadai Mobil Hingga Minum Air Sumur, Jatuh Bangun Korban Tsunami Palu Pulihkan KeuanganBencana Palu sibak fakta bahwa iptek belum mampu saingi kecepatan tsunami.
Baca lebih lajut »
Industri Film Tanah Air Semakin Dilirik MalaysiaIndustri film tanah air yang semakin berkembang membuat perusahaan film Malaysia tertarik berinvestasi. Industrifilm
Baca lebih lajut »
Kronologi Sengketa Kerja Sama Citilink dan Sriwijaya AirSengketa kerja sama antara anak usaha Garuda Indonesia, Citilink dan Sriwijaya Air kian memanas. Ihwalnya, bermula dari pencopotan direksi Sriwijaya Air.
Baca lebih lajut »