30 jasad para korban dari satu-satunya kasus genosida terhadap Muslim Bosnia oleh Serbia yang diakui di Eropa setelah Perang Dunia II dan baru teridentifikasi, dikebumikan pada peringatan 28 tahun pembantaian itu di Srebrencia, Bosnia.
Ratusan orang berbaris di jalan utama ibu kota Bosnia hari Minggu , ketika sebuah truk yang mengangkut 30 peti mati melintas menuju Srebrenica, di mana jasad para korban dari satu-satunya kasus genosida yang diakui di Eropa setelah Perang Dunia II dan baru teridentifikasi, akan dikebumikan pada peringatan 28 tahun pembantaian itu.
Sebelum tiba di Sarajevo, keluarga para korban berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir di sebuah kamar mayat di Visoko, di mana mereka juga menaruh rangkaian bunga di truk yang akan membawa para korban menuju tempat peristirahatan terakhir.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Ribuan Orang Bosnia Turun ke Jalan Memperingati Pembantaian Massal Muslim Bosnia di Srebrenica 1995Pawai perdamaian yang khidmat dimulai hari Sabtu, (7/8/2023) melalui hutan-hutan di Bosnia Timur sebagai penghormatan terhadap pembantaian Srebrenica 1995
Baca lebih lajut »
500 Hari Perang Rusia-Ukraina: Fakta Fakta Perang Setengah HatiSaat ini, tentara Rusia secara umum hanya berusaha menahan laju pasukan Ukraina, sebaliknya serdadu Ukraina pun hanya bisa bergerak pelan, meter demi meter.
Baca lebih lajut »
Putin Bangkitkan Albatross, Warning Perang Dunia 3!Rusia memberikan warning perang dunia ke 3. Bersamaan itu, Rusia membangkitkan lagi senjata baru bernama Albatross
Baca lebih lajut »
Indonesia Kawinkan Emas di Piala Dunia Panjat Tebing 2023 Prancis, Ada 2 Juara Dunia BaruIndonesia merebut dua emas dan dua perunggu di nomor speed putra dan putri pada Piala Dunia Panjat Tebing 2023 Prancis.
Baca lebih lajut »
Ribuan Orang di Bosnia Gelar Pawai Memperingati Pembantaian Massal 1995Pembantaian massal yang terjadi pada 1995 telah menyebabkan ribuan orang Bosnia menjadi korban.
Baca lebih lajut »