CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan terpaksa melakukan PHK akibat dampak ekonomi pandemo covid-19. Grab
jpnn.com, JAKARTA - CEO dan Co-Founder Grab Anthony Tan memutuskan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap 360 karyawan perusahaannya. Keputusan PHK ini disampaikan kepada karyawan terdampak langsung melalui surat elektronik baru-baru ini. Sebelumnya, kabar buruk ini disampaikan kepada seluruh karyawan melalui townhall virtual.Baca Juga: "Kami sungguh meminta maaf atas apa yang terjadi hari ini.
"Selama beberapa bulan terakhir, kami telah meninjau semua komponen biaya, mengurangi pengeluaran, dan menerapkan pemotongan gaji untuk manajemen senior. Walaupun demikian, kami menyadari masih harus menjadi organisasi yang lebih ramping untuk mengatasi tantangan ekonomi pasca pandemi," tutur Tan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Eks Karyawan Merpati Laporkan Dugaan PHK Paksa ke Erick ThohirSejumlah mantan karyawan PT Merpati Nusantara Airlines berencana menemui Menteri BUMN Erick Thohir pada Senin, 22 Juni 2020
Baca lebih lajut »
Efek Covid-19, Daihatsu Klaim Tak Ada PHK KaryawanDaihatsu tegaskan tak ada penawaran pensiun dini dan pangkas jumlah pekerjanya di tengah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Tidak Ada PHK di Astra Daihatsu MotorYang ada adalah karyawan kontrak yang habis masa kerjanya dan tidak diperpanjang.
Baca lebih lajut »
Tips Makan Nikmat tapi Tetap Hemat dari GrabMenekan pengeluaran untuk makan bukan berarti makan yang tidak enak. Justru dengan anggaran terbatas 'memaksa' Anda untuk lebih kreatif dalam memasak.
Baca lebih lajut »
Pesangon Belum Dibayar, Karyawan Merpati Mengadu ke Erick ThohirEks karyawan Merpati mengadu ke Erick Thohir karena pesangon PHK belum dibayarkan.
Baca lebih lajut »