Bos Garuda Indonesia Girang Tiket Pesawat Boleh Naik
PT Garuda Indonesia Tbk menyambut baik adanya kenaikan harga tiket pesawat di tengah tekanan berat akibat pandemi Covid-19. Foto/Dok- PT Garuda Indonesia Tbk menyambut baik adanya kenaikan harga tiket pesawat di tengah tekanan berat akibat pandemi Covid-19. Seperti diketahui pemerintah telah memberikan lampu hijau pada maskapai penerbangan untuk menaikkan harga tiket pesawat hingga menyentuh tarif batas atas .
"Kalau pemerintah mempersilahkan naik harga tiket, wah senang sekali kalo membolehkan. Kami maunya naik, tapi kita menyadari hal ini untuk bertahan. Kita tahu dirilah," ujar Direktur Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di Jakarta, Selasa .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Bos Garuda: Banyak Penumpang yang Minta Duduk Berdempetan'Saya dapat banyak komplain dari mereka yang mau terbang berduaan, mau berdekatan jadi harus berjauhan duduknya,' kata Irfan. GarudaIndonesia via detikfinance
Baca lebih lajut »
Pemerintah Siapkan Strategi Soal Skema Penyelamatan Garuda IndonesiaGaruda Indonesia sedang tertatih melawan dampak pandemi
Baca lebih lajut »
Skema Dana Talangan Disebut Buat Garuda dan Negara BuntungLazimnya cara yang ditempuh bagi perusahaan yang sudah listed di bursa adalah dengan menerbitkan saham baru (right issue).
Baca lebih lajut »
Komisi VI DPR Pertanyakan Skema Penyelamatan Garuda oleh PemerintahDeddy mengungkapkan, dana talangan itu berbentuk pinjaman yang harus dikembalikan beserta bunganya.
Baca lebih lajut »
Adian Minta Presiden Jokowi Batalkan Pinjaman Rp 8,5 Triliun untuk GarudaPolitikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu blak-blakan menuturkan materi pembicaraannya dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/6)...
Baca lebih lajut »
Adian Minta Presiden Membatalkan Pinjaman Rp 8,5 Triliun untuk GarudaPolitikus PDI Perjuangan Adian Napitupulu blak-blakan menuturkan materi pembicaraannya dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (12/6) kemarin. AdianNapitupulu
Baca lebih lajut »