Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Faisal Rachman memperkirakan surplus neraca perdagangan akan menyusut ke depan.
Jakarta, Beritasatu.com- Namun surplus bisa bertahan lebih lama dari yang diantisipasi karena penurunan harga komoditas akan bertahap, berkat pembukaan kembali ekonomi Tiongkok dan kondisi Eropa yang lebih baik dari perkiraan.
“Neraca perdagangan seperti yang diperkirakan, pertumbuhan ekspor cenderung terus melemah karena penurunan harga komoditas, didorong oleh lesunya permintaan global di tengah tingginya inflasi dan berlanjutnya kenaikan suku bunga kebijakan,” ucap Faisal dikutip Investor Daily pada Rabu .34 Bulan Beruntun, Neraca Perdagangan Februari Surplus Lagi Mengutip data Badan Pusat Statistik neraca perdagangan mengalami surplus US$ 5,48 miliar pada Februari 2023.
“Ketidakpastian akan menyelimuti kinerja impor tahun ini. Kami tetap berpikir bahwa pertumbuhan impor nantinya dapat membaik karena permintaan domestik cenderung terus menguat, menyusul pencabutan PPKM pada akhir tahun 2022 dan keputusan untuk melanjutkan Proyek Strategis Nasional,” kata Faisal.
“Namun, kami mengantisipasi risiko penurunan pertumbuhan impor di tengah harga minyak yang lebih rendah dan ekspor yang lebih rendah. Sebagian bahan baku untuk memproduksi barang ekspor diperoleh dari impor,” kata Faisal.Saksikan live streaming program-program BTV di sini
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Harga Komoditas Melemah, Surplus Dagang RI Februari Susut?Harga Komoditas Melemah, Surplus Dagang RI Bakal Susut?
Baca lebih lajut »
Mengenal Pisang Mas Kirana, Komoditas Buah Asal Lumajang yang MenduniaPisang mas kirana mendapatkan pengakuan sebagai komoditas pangan unggulan Indonesia oleh lembaga internasional Food Agriculture Organization (FAO)
Baca lebih lajut »
Jelang Ramadhan, Pemkot Semarang Cermati Harga Tiga Komoditas Ini |Republika OnlineTiga komoditas itu sebagai penyumbang terbesar inflasi.
Baca lebih lajut »
Fluktuasi Harga Komoditas Pengaruhi IHSG, Ini Rekomendasi SahamnyaIndeks harga saham gabungan atau IHSG menguat 45 poin atau 0,69 persen di level 6.687, pada pembukaan perdagangan Rabu, 15 Maret 2023.
Baca lebih lajut »
Kementan Dorong Akselerasi Target Peremajaan Komoditas Unggulan PerkebunanDemi mendukung pencapaian Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) melalui Direktorat Tanaman Tahunan dan Penyegar melakukan koordinasi dengan instansi terkait di tahun 2023.
Baca lebih lajut »
Ditjen Perkebunan Gandeng Instansi Terkait, Kolaborasi Target Peremajaan Komoditas UnggulanDirjen Perkebunan Andi Nur Alam Syah mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya Kementerian Pertanian (Kementan) mengakselerasi kegiatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), guna menciptakan perkebunan sawit rakyat yang semakin baik dan produktivitasnya semakin tinggi sebagai salah satu penopang devisa negara dari sektor non migas.
Baca lebih lajut »