Bocah 6 Tahun di Jember Keracunan Usai Konsumsi Chiki Ngebul
"Pasien anak tersebut sudah menjalani operasi dan kondisinya dikabarkan membaik di salah satu rumah sakit swasta di Jember, namun masih perlu penanganan intensif dari tim medis. Kami terus memantau perkembangannya," tuturnya.Ia menjelaskan penggunaan nitrogen cair untuk makanan tidak boleh langsung dikonsumsi karena bisa menimbulkan berbagai efek samping, seperti sesak napas, infeksi pada pencernaan, dan trauma pada organ pencernaan.
Dinkes Jember melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi agar tidak ada lagi kasus keracunan nitrogen cair melalui jajanan Chiki Ngebul dengan menggandeng pihak Satpol PP untuk memberikan imbauan kepada para pedagang agar menjual jajanan yang tidak berbahaya bagi kesehatan. Kementerian Kesehatan merekomendasikan nitrogen cair tidak digunakan untuk pangan siap saji dan rekomendasi itu dikeluarkan sebagai langkah merespons kasus keracunan setelah mengonsumsi Chiki Ngebul di sejumlah daerah dalam beberapa waktu terakhir.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Keracunan Chiki Ngebul, Bocah 6 Tahun di Jember Jalani Operasi BedahSeorang anak berusia enam tahun di Jember harus menjalani operasi seusai keracunan chiki ngebul.
Baca lebih lajut »
Dinkes Jember Terima Laporan Satu Anak Keracunan Chiki NgebulDinas Kesehatan Kabupaten Jember terima laporan ada satu anak berusia enam tahun diduga keracunan nitrogen cair setelah mengonsumsi jajanan Chiki Ngebul
Baca lebih lajut »
Seorang Anak di Jember Dilaporkan Keracunan Chiki Ngebul |Republika OnlineNitrogen cair direkomendasikan tidak digunakan untuk pangan siap saji.
Baca lebih lajut »
Debut di Tim Utama MU, Bocah 17 Tahun Ini Girang Bukan Kepalang - Bola.netKobbie Mainoo lagi girang bukan kepalang usai diberi kesempatan debut di tim utama Manchester United.
Baca lebih lajut »
Remaja Otak Pembunuhan Bocah 11 Tahun Dikenal Baik dan PolosADA fakta lain dari kasus pembunuhan sadis yang diotaki remaja berinisial A, 17. Dari informasi yang dirangkum, tersangka A, 17, otak pembunuhan korban Muhammad Fadli Sadewa alias Dewa, 11, ternyata dikenal sebagai sosok anak yang baik di mata tetangga.
Baca lebih lajut »