Beyond the Breaking News

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 15-16 Juni 2026, Ini Daftar Wilayahnya

BMKG Berita

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 15-16 Juni 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Angin KencangHujan LebatHujan Lebat Dan Angin Kencang Pada 14-16 Juni 202

BMKG merilis daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada periode 14-16 Juni 2026.

- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang pada periode 14-16 Juni 2026.menjelaskan, sebagian wilayah Indonesia, terutama di bagian selatan, saat ini mulai memasuki musim kemarau yang ditandai dengan penurunan curah hujan secara signifikan.

Fenomena bediding umumnya menyebabkan suhu udara terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga menjelang pagi hari, khususnya di wilayah dataran tinggi. BMKG mencatat suhu minimum mencapai 9,4 derajat Celsius di Manggarai, Nusa Tenggara Timur , pada 7 Juni 2026. Sementara itu, suhu minimum di Tambi, Wonosobo, tercatat mencapai 16,9 derajat Celsius pada 8 Juni 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan dingin.

Akibatnya, tutupan awan menjadi lebih sedikit dan langit cenderung cerah. Minimnya awan membuat panas yang terserap permukaan Bumi pada siang hari lebih mudah dilepaskan ke atmosfer saat malam, sehingga suhu udara terasa lebih dingin. Namun di sisi lain, kondisi langit cerah juga membuat radiasi Matahari pada siang hari menjadi lebih optimal. Hal ini menyebabkan suhu maksimum di sejumlah wilayah meningkat cukup signifikan.

Dalam beberapa hari terakhir, suhu maksimum di atas 35 derajat Celsius tercatat terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Riau, Banten, DKI Jakarta, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, hingga Kalimantan Timur. Berbeda dengan wilayah Indonesia bagian selatan yang mulai mengering, sebagian wilayah Indonesia bagian utara masih mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat.hingga sangat lebat terjadi di sejumlah daerah, seperti Sumatera Barat dengan curah hujan mencapai 128 mm per hari, Kalimantan Timur 108 mm per hari, Kalimantan Tengah 101 mm per hari, Papua Tengah 94 mm per hari, serta Riau 71 mm per hari.

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer regional, termasuk aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial di sebagian besar wilayah Sumatera dan Papua, serta Gelombang Kelvin di sebagian Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Selain itu, sirkulasi siklonik yang terpantau di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera turut membentuk pola konvergensi dan belokan angin di sejumlah wilayah Sumatera.

“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dinamika atmosfer regional masih berperan dalam meningkatkan pertumbuhan awan konvektif, sehingga mendukung terjadinya hujan signifikan di wilayah-wilayah terdampak,” tulis BMKG dalam keterangannya. Jangan Sepelekan Cegukan, Dokter Ungkap Bisa Jadi Tanda Stroke yang Jarang DisadariPertamina Buka Suara soal Isu Penghapusan Pertalite yang Ramai di Media Sosial Rincian Tarif Listrik 15-21 Juni 2026 untuk Semua Pelanggan PLN, Beli Token Rp 50.000 dan Rp 100.000 Dapat Berapa kWh?

Mengenal GPS PBX Finder, Alat Pelacak yang Ditemukan di Mobil Tiyo ArdiantoTim Medis Telat Tangani Peserta BTN Jakim 2026 yang Pingsan, Panitia Klaim Sudah Ikuti ProsedurBudayawan Jelaskan Weton Tulang Wangi yang Dikaitkan dengan Malam 1 Suro, Ini 11 DaftarnyaApresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami. Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial. Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com. KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.

GooglePlease follow us on Google to support us
Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Angin Kencang Hujan Lebat Hujan Lebat Dan Angin Kencang Pada 14-16 Juni 202

 

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Prediksi Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026: Ujian Berat Les Grenadiers di Laga Piala Dunia 2026Prediksi Haiti vs Skotlandia 14 Juni 2026: Ujian Berat Les Grenadiers di Laga Piala Dunia 2026Prediksi Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026 Grup C. Simak analisis laga, peluang Haiti, dan kekuatan utama Skotlandia.
Baca lebih lajut »

Hasil Lengkap Piala Dunia 2026 Hari Ini, Sabtu 13 Juni 2026: Nasib Berbeda Dua Tuan Rumah!Hasil Lengkap Piala Dunia 2026 Hari Ini, Sabtu 13 Juni 2026: Nasib Berbeda Dua Tuan Rumah!Berikut hasil lengkap semua pertandingan Piala Dunia 2026 hari ini, Sabtu 13 Juni 2026.
Baca lebih lajut »

Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao 15 Juni 2026Prediksi Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao 15 Juni 2026Prediksi Skor Jerman vs Curacao, Prediksi Bola 15 Juni 2026, Hasil Akhir Jerman vs Curacao, Piala Dunia 2026, Jerman vs Curacao
Baca lebih lajut »

Prediksi Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia 15 Juni 2026Prediksi Piala Dunia 2026: Swedia vs Tunisia 15 Juni 2026Preview Swedia vs Tunisia di Piala Dunia 2026. Analisis performa, kondisi skuad, dan prediksi skor laga pembuka Grup F.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2026-07-20 06:58:32