Bupati Djoko Nugroho bangga dengan kreativitas warga untuk melahirkan inovasi baru tersebut. Para wisatawan akan tertarik karena mereka bisa belajar membuat keramik dan membeli kerajinan.
UNTUK meningkatkan jumlah wisatawan mendatangi Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pemerintah kabupaten setempat telah mempersiapkan sarana dan prasarana transportasi seperti bus travel, kereta api dan penerbangan. Apalagi saat ini Stasiun Ngloram yang sudah puluhan tahun mati kini dihidupkan lagi.
Kerajinan keramik yang dibuat cukup berbeda dengan daerah lain. Warga Balong memilih bentuk kerajinan berupa aneka barang hiasan rumah tangga yang banyak dijadikan cindera mata. Harga yang ditawarkan bervariasi tergantung ukuran, bentuk dan kehalusan, antara Rp5.000 per barang hingga ratusan ribu rupiah.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kejati Tahan Mantan Kepala Dinas Peternakan BloraSebelum dilakukan penahanan, tersangka korupsi dana Upsus Siwab yang merugikan keuangan negara sebesar Rp670 juta tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka pada September lalu.
Baca lebih lajut »
Mantan Kepala Dinas Peternakan Blora ditahan atas dugaan korupsiKejaksaan Tinggi Jawa Tengah menahan mantan Kepala Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Blora Wahyu Agustini atas dugaan korupsi anggaran program ...
Baca lebih lajut »
Jeli Melihat Potensi, Desa di Bayuwangi Ini Dongkrak PerekonomianSejak memanfaatkan Dana Desa untuk mengelola menjadi desa wisata, pendapatan asli daerah (PAD) Desa Tamansari meningkat hingga 30 persen.
Baca lebih lajut »
Jeli Gali Potensi, Desa di Bayuwangi Ini Berhasil Dongkrak PerekonomianSejak memanfaatkan Dana Desa untuk mengelola menjadi desa wisata, pendapatan asli daerah (PAD) Desa Tamansari meningkat hingga 30 persen.
Baca lebih lajut »
AQL Kirim Bantuan ke Desa Gane HalmaheraDesa Gane merupakan desa terpencil di Halmahera
Baca lebih lajut »
BPBD Kabupaten Sukabumi Siaga Hadapi Bencana HidrometeorologiPergerakan tanah di Kabupaten Sukabumi terjadi di Kampung Cipurut RT 25/07 dan Kampung Sinagar RT 14/05 Desa Gunungendut serta Kampung Benda, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak
Baca lebih lajut »