BKPM menyebut IA-CEPA akan memberikan berbagai manfaat bagi Indonesia.
Ia menyebut kerja sama ini bisa memberikan peluang bagi pelaku usaha daerah untuk memasarkan produknya ke Australia dan juga berkolaborasi sebagai mitra lokal bagi investor Australia yang berinvestasi di Indonesia.
"Melalui perjanjian ini diharapkan dapat mendorong penyebaran investasi yang lebih merata ke seluruh Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin .Ia juga menyebut bahwa Australia merupakan investor terbesar ke 10 pada periode Januari-Maret 2020 dengan total investasi sebesar 86 juta dollar AS atau sekitar Rp1,2 triliun dengan jumlah 324 proyek investasi.
Sementara itu Duta Besar RI Kristiarto S. Legowo mengatakan hubungan antara Indonesia dan Australia saat ini masih terjalin dengan baik walaupun ada pandemi Covid-19.Baca juga:Nantinya kta dia, implementasi IA-CEPA mencakup beberapa sektor penting seperti layanan keuangan, inovasi makanan, desain mode dan perhiasan, standar makanan dan obat, produk herbal dan spa.
Sedangkan Direktur IIPC Sydney Henry Rombe menyampaikan, di tengah kondisi ekonomi dunia yang belum kembali pulih, implementasi IA-CEPA merupakan salah satu solusi untuk membangkitkan kembali aktivitas di sektor ekonomi, khususnya dalam hal investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Australia. "Sebagai perwakilan BKPM di Australia, adanya IA-CEPA bisa memberikan peluang kerja sama dalam investasi lebih besar bagi kedua negara. Dan tidak hanya sekedar investasi, namun juga meningkatkan competitiveness dan skill tenaga kerja Indonesia," kata dia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IA-CEPA Diyakini Percepat Realisasi Investasi di Tanah Air |Republika OnlineKedua negara tengah menyiapkan realisasi kerja sama bilateral itu.
Baca lebih lajut »
IA-CEPA Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja |Republika OnlineManfaat IA-CEPA harus dirasakan kedua negara, tidak boleh berat sebelah.
Baca lebih lajut »
Sahrul Gunawan Deg-degan Salat di MasjidSahrul Gunawan mengungkap perasaannya bisa kembali salat berjemaah di masjid di tengah pandemi COVID-19. SahrulGunawan
Baca lebih lajut »
Timnas Malaysia Bakal Latihan dengan Cara Karantina Ketat, Indonesia Bagaimana?Timnas Malaysia bakal melakukan pemusatan latihan dengan cara karantina ketat di tengah pandemi COVID-19. timnasmalaysia
Baca lebih lajut »
Ojol Bebas Ganjil Genap, Percuma Ada Pembatasan KendaraanPengamat transportasi pertanyakan kenapa ojol mendapat hak istimewa di tengah pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Tips Bisnis Kuliner di Tengah Pandemi Covid-19 ala VitoBisnis kuliner yang tengah meroket di Indonesia harus terpuruk sementara waktu akibat pandemi covid-19. BisnisKuliner
Baca lebih lajut »