Terapi gurah biasa dilakukan untuk mengeluarkan lendir di dalam tubuh. Di tengah pandemi Corona, sebagian orang penasaran apakah terapi ini bisa dimanfaatkan? Gurah via detikHealth
merupakan metode tradisional yang dilakukan orang-orang untuk mengeluarkan lendir dari dalam tubuh dengan cara meneteskan ramuan ke dalam lubang hidung. Terapi ini jadi salah satu penanganan yang diyakini dapat mengobati pasien sinus, pilek, dan batuk berdahak.
Terkait hal tersebut, di tengah pandemi ini sebagian orang penasaran apakah terapi gurah bisa dimanfaatkan untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus Corona COVID-19. Alasannya karena ada anggapan sesak napas"Nakes di Indonesia apa tidak terpikirkan gurah sebagai metode penyembuhan corona ya?" komentar satu pengguna Twitter.Menanggapi pernyataan itu, spesialis paru dr Moh.
"Begini ya, kalau teknik gurah itu mengeluarkan lendir pada hidung, mana bisa dia sampai ke paru-paru? Teknik ini nggak cocok untuk menangani Corona," ujar dr Ramadhani saat dihubungidr Ramadhani menyampaikan bahwa virus Corona memang kebanyakan menyerang paru-paru, tapi ia diketahui juga bisa menginfeksi organ lain. Beberapa studi contohnya menemukan konsentrasi virus COVID-19 pada saluran pencernaan.COVID-19"Sekarang gejala Corona nggak cuma demam, batuk, sesak nafas loh...
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
PM Selandia Baru perpanjang 'lockdown' untuk bendung coronaPerdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern, Jumat, memperpanjang masa lockdown (karantina wilayah) di Auckland, kota terbesar di negara itu, dalam upaya ...
Baca lebih lajut »
Saat Puskesmas dan Rumah Sakit Tutup Layanan karena Pandemi, Cukupkah Kapasitas Tempat Tidur untuk Pasien Corona?Saat ini banyak RS yang terpaksa membatasi layanan karena petugasnya ada yang diistirahatkan, ada yang dirawat karena Covid-19.
Baca lebih lajut »
Spanyol Terapkan Larangan Merokok untuk Cegah Penyebaran Virus CoronaDua wilayah Spanyol, Galicia dan Kepulauan Canary, menerapkan larangan merokok setelah penelitian menyebut asap rokok berisiko menularkan virus corona
Baca lebih lajut »
Izin Vaksin Corona Rusia Sputnik V Ternyata Hanya untuk Kelompok KecilRusia mengumumkan telah menyetujui Vaksin Corona 'Sputnik V'. Sempat menuai kontroversi, belakangan terungkap penggunaannya hanya untuk kelompok kecil. via detikhealth
Baca lebih lajut »
Jokowi Anggarkan Rp18 T untuk Pengadaan Vaksin Corona 2021Pemerintah akan mengalokasikan dana sebesar Rp18 triliun untuk pengadaan vaksin virus corona terhadap 160 juta jiwa di Indonesia.
Baca lebih lajut »
Ratusan Orang Tewas Gegara Informasi Keliru Terkait Virus CoronaSedikitnya 800 orang meninggal di seluruh dunia disebabkan kekeliruan informasi (misinformation) terkait dengan virus corona pada tiga bulan pertama tahun ini, kata para peneliti. Simak penjelasannya: VirusCorona
Baca lebih lajut »