Ojol di Kota Bandung bisa angkut penumpang dengan menerapkan protokol kesehatatan.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Dinas Perhubungan Kota Bandung mengungkapkan ojek online sudah bisa mengangkut penumpang dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun, saat Republika mencoba di salah satu aplikasi, pemesanan ojol masih belum bisa dilakukan. Baca Juga Dalam aplikasi tersebut dijelaskan, dalam masa Pembatasan Sosial Berskala Besar maka layanan ojol belum bisa dipesan. PSBB proposional di Kota Bandung sendiri akan diberlakukan hingga 12 Juni mendatang.
Kabid Manjamen Transportasi dan Parkir Dishub Kota Bandung, Khairul Rizal membenarkan jika ojol sudah bisa mengangkut penumpang."Betul ," ujar Khairul. Selain itu, ojol harus melakukan disinfeksi kendaraan sebelum dan sesudah digunakan, menggunakan sarung tangan dan masker dan tidak berkendara jika sedang sakit. Apabila melanggar ketentuan, maka bisa dikenakan peringatan tertulis, denda, pembekuan dan pencabutan izin.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
|em|Driver |/em|Ojol Gembira Diizinkan Kembali Angkut Penumpang |Republika OnlineDriver ojol mengaku pendapatan mereka turun drastis sejak dilarang angkut penumpang.
Baca lebih lajut »
Pemkot Bogor Masih Larang |em|Ojol |/em|Angkut Penumpang |Republika OnlinePemkot Bogor tidak mau mengambil risiko potensi penularan Covid-19 dari ojol.
Baca lebih lajut »
Ojol Angkut Penumpang Lagi, Gojek Terapkan Protokol IniChief Corporate Affairs Gojek Nila Marita menyebutkan, GoRide juga mengikuti aturan zonasi Pemprov DKI.\n
Baca lebih lajut »
Asa Semu Ojol: Boleh Angkut Penumpang, tapi Hanya 2 PesananMeski sudah boleh mengangkut penumpang di Jakarta, ojek online (ojol) masih sulit mendapat order hingga membuat semangat menjadi luntur.
Baca lebih lajut »
Ojol Boleh Angkut Penumpang Lagi di Daerah PSBBKemenhub menghapus aturan soal larangan ojek online (ojol) mengangkut penumpang. Begini penjelasannya: Ojol via detikfinance
Baca lebih lajut »
Masih Terlalu Berisiko, Pemkot Bogor Belum Bolehkan Ojol Angkut PenumpangLantaran masih terlalu berisiko terjadinya penularan Covid-19, Pemkot Bogor belum mengeluarkan keputusan pengoperasionalan...
Baca lebih lajut »