Bio Farma Sudah Produksi RT-PCR Sebanyak 140 Ribu |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Bio Farma Sudah Produksi RT-PCR Sebanyak 140 Ribu |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 48 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 23%
  • Publisher: 63%

Bio Farma mampu memproduksi sebanyak 50 ribu kits per minggu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bio Farma mengatakan untuk menangani virus Covid-19, pihaknya sudah memproduksi Real Time Polymerase Chain Reaction test kit sebanyak 140 ribu kit sampai Juni 2020. Hasil RT-PCR tersebut sudah dikirim ke seluruh Indonesia. Selain itu, Bio Farma juga memiliki lima skenario untuk penanganan Covid-19 sehingga dipastikan virus Covid-19 bisa diatasi dengan RT-PCR yang diproduksi di dalam negeri.

“Saat ini, dengan menggunakan fasilitas yang sekarang berlokasi di kawasan Bio Farma. Apabila fasilitas produksi eks produksi vaksin flu burung dapat difungsikan, Bio Farma diharapkan akan mampu secara rutin memproduksi RT-PCR sesuai dengan kebutuhan nasional, yaitu sebayak 20 ribu kit per hari atau 700 ribu kit per bulan," kata Honesti.

"Bio Farma sebagai induk holding BUMN Farmasi menjadi yang terdepan untuk penanganan Covid-19, bersama dengan anggota holding BUMN farmasi lainnya yaitu PT Kimia Farma, Tbk dan PT Indofarma, Tbk untuk menyediakan obat yang sudah masuk ke protokol pemerintah yang sudah mampu diproduksi sendiri seperti Chloroquine, Hidrocholoroquine," kata dia.

Saat ini, kata dia, perusahaan di bawah Badan Usaha Milik Negara , PT Biofarma, mampu membuat PCR kit sebanyak 50 ribu per pekan. Ia berharap Indonesia tidak perlu lagi mengimpor barang tersebut dan justru harus bisa mengekspor.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Bio Farma Turut Menjaga UMKM |Republika OnlineBio Farma Turut Menjaga UMKM |Republika OnlineMemberikan bantuan pinjaman modal pada mitra binaan.
Baca lebih lajut »

Purnawirawan Jenderal Jadi Komisaris Anak Usaha Kimia FarmaPurnawirawan Jenderal Jadi Komisaris Anak Usaha Kimia FarmaPerusahaan mengangkat Brigjen TNI (Purn) dr Jajang Edi Priyatno sebagai komisaris independen dan Hadi Kardoko sebagai direktur utama. KimiaFarma via detikfinance
Baca lebih lajut »

Bio Farma Turut Menjaga UMKM |Republika OnlineBio Farma Turut Menjaga UMKM |Republika OnlineMemberikan bantuan pinjaman modal pada mitra binaan.
Baca lebih lajut »

Sebanyak 27 Ribu KK di Tasikmalaya belum Terima BST Kemensos |Republika OnlineSebanyak 27 Ribu KK di Tasikmalaya belum Terima BST Kemensos |Republika OnlineMasalah tersebut sudah dilaporkan ke Mensos ketika berkunjung ke Tasikmalaya
Baca lebih lajut »

Postitusi Online di Kalsel Terbongkar, Tarif Rp 300 Ribu Sekali Kencan Sudah dengan KamarnyaPostitusi Online di Kalsel Terbongkar, Tarif Rp 300 Ribu Sekali Kencan Sudah dengan KamarnyaPolres Tabalong berhasil menguak adanya prostitusi online Kalimantan Selatan. Kasus terbongkar berawal dari aduan para warga
Baca lebih lajut »

Jakbook Online Digelar 29 Juni |Republika OnlineJakbook Online Digelar 29 Juni |Republika OnlineJakbook Online menggandeng Shopee dan Republika.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 07:02:04