Beyond the Breaking News

Bikin Iri: 5 Mata Uang Negara Ini Menang Telak Lawan Dolar, Ada Israel

Nilai Tukar News

Bikin Iri: 5 Mata Uang Negara Ini Menang Telak Lawan Dolar, Ada Israel
Dolar AsMata UangPenguatan Mata Uang

Di tengah pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di sepanjang tahun 2026, ternyata masih ada sejumlah mata uang yang justru menguat.

- Di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat di sepanjang tahun 2026, ternyata masih ada sejumlah mata uang negara berkembang yang justru berhasil mengungguli kedigdayaanhingga Rabu , terdapat lima mata uang yang mencatat penguatan cukup besar terhadap dolar AS sejak awal tahun.

Mata uang tersebut berasal dari negara: Zambia, Paraguay, Israel, Brasil, dan Republik Dominika. Beberapa negara masih mampu mencatat apresiasi berkat kombinasi faktor domestik, seperti kebijakan moneter, sentimen komoditas, arus modal, hingga kondisi ekonomi yang relatif lebih menarik bagi investor. Kwacha Zambia menjadi mata uang dengan penguatan paling besar terhadap dolar AS sejak awal 2026.17,80/US$ atau mata uangnya terapresiasi sekitar 19,5% dari greenback.

Penguatan ini terutama didorong oleh meningkatnya penjualan dolar di pasar domestik, termasuk untuk memenuhi kewajiban pajak, serta langkah bank sentral yang membatasi penggunaan mata uang asing dalam transaksi lokal. Di luar faktor kebijakan pemerintah, kwacha juga mendapat dorongan besar dari harga tembaga dunia yang tinggi. Zambia merupakan salah satu produsen tembaga, sehingga kenaikan harga komoditas tersebut membantu memperbesar pendapatan ekspor dan aliran valuta asing ke dalam negeri.

Pasokan dolar yang lebih kuat di pasar lokal pada akhirnya membuat posisi kwacha semakin solid, sekaligus membantu meredam tekanan inflasi impor. Penguatan guarani Paraguay juga menarik karena terjadi di tengah tekanan dolar AS yang masih membayangi banyak mata uang negara berkembang. Dari posisi PYG6.922,60/US$ pada awal 2026, mata uang ini menguat ke PYG6.114,46/US$. Berbeda dengan Zambia yang banyak ditopang komoditas tambang, Paraguay lebih banyak mendapat dukungan dari stabilitas ekonomi domestik.

Selain itu, ekonomi Paraguay juga ditopang oleh ekspor pertanian dan energi, sehingga aliran devisa dari sektor riil ikut membantu menjaga pasokan valuta asing di dalam negeri. Shekel Israel menjadi salah satu mata uang yang mampu mencatat penguatan cukup kuat terhadap dolar AS, meskipun negara tersebut tengah berperang melawan kelompok militan di sekitarnya. Nilai tukarnya bergerak dari ILS3,181/US$ pada awal 2026 menjadi ILS2,863/US$ per Rabu .

Dengan begitu, shekel menguat 10% terhadap mata uang Negeri Paman Sam terebut, atau terapresiasi sekitar 0,318 poin sejak awal tahun. Kinerja shekel menunjukkan bahwa pasar tidak hanya melihat risiko geopolitik, tetapi juga daya tahan ekonomi dalam negeri. Ketika arus modal tetap masuk dan ekspektasi inflasi lebih terkendali, tekanan terhadap shekel dapat mereda. Bahkan, penguatan shekel bisa menjadi pedang bermata dua karena membantu menekan inflasi impor, tetapi di sisi lain dapat menekan perusahaan eksportir yang banyak menerima pendapatan dalam dolar AS.

Real Brasil juga berhasil masuk daftar mata uang yang mampu mengungguli dolar AS sejak awal tahun. Mata uang ini menguat 8,6% dari BRL 5,477/US$ pada awal tahun menjadi BRL 5,004/US$. Brasil merupakan eksportir besar berbagai komoditas, sehingga ketika harga komoditas membaik, prospek penerimaan ekspor juga ikut terangkat. Di saat yang sama, tingkat suku bunga yang relatif tinggi membuat aset berbasis real masih menarik bagi investor yang mencari imbal hasil lebih besar di pasar negara berkembang.

Dua hal inilah yang membantu real tetap kuat di tengah fluktuasi dolar AS. Peso Dominika pun mengikuti jejak penguatan real Brazil. Mata uang tersebut berhasil terapresiasi 7,9% dari greenback, dengan kurs terakhir berada di level DOP 57,96/US$. Penopang utama peso Dominika datang dari sektor yang berbeda dibandingkan negara-negara lain yang menguat.

Ekonomi Dominika banyak terbantu oleh pariwisata dan remitansi, dua sumber penting pemasok valuta asing. Ketika kunjungan wisatawan tetap kuat dan kiriman uang dari warga di luar negeri terus masuk, pasokan dolar di dalam negeri ikut terjaga. Kondisi ini membantu peso Dominika tetap stabil, bahkan mampu menguat terhadap dolar AS.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

cnbcindonesia /  🏆 7. in İD

Dolar As Mata Uang Penguatan Mata Uang Kwacha Zambia Guarani Paraguay Shekel Israel Real Brasil Peso Dominika Pasar Valuta Asing

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Mata Uang Asia Kebakaran Hebat: Rupiah Tak Tertolong, Yen SelamatMata Uang Asia Kebakaran Hebat: Rupiah Tak Tertolong, Yen SelamatMayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (2/6/2026).
Read more »

Ratusan Gram Logam Mulia hingga Mata Uang Asing Disita KPK dalam OTT Ditjen ImigrasiRatusan Gram Logam Mulia hingga Mata Uang Asing Disita KPK dalam OTT Ditjen ImigrasiKPK juga telah menyita 33 unit kendaraan yang terdiri atas tujuh mobil, 15 sepeda motor, dan 11 sepeda dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan Ditjen Imigrasi.
Read more »

Rupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Purbaya Ungkap Biang Kerok Pelemahan Mata Uang GarudaRupiah Sentuh Rp18.000 per Dolar AS, Purbaya Ungkap Biang Kerok Pelemahan Mata Uang GarudaRupiah menyentuh Rp18.000 per dolar AS pada Kamis, 4 Juni 2026. Pemerintah dan Bank Indonesia menyiapkan langkah menjaga stabilitas nilai tukar. Baca di sini selengkapnya
Read more »

Dolar AS Kuat Tekan Mata Uang Global, Yen Jepang Tembus Level 160Dolar AS Kuat Tekan Mata Uang Global, Yen Jepang Tembus Level 160Kurs Dolar AS menunjukkan penguatan sebagai aset safe-haven akibat konflik geopolitik AS-Iran, menekan mata uang global termasuk Yen Jepang yang tembus level psikologis 160. Indeks Dolar (DXY) naik 0,22% ke 99,516. Meski Bank of Japan beri peringatan dan sinyal hawkish, penguatan Dolar Cahat terlihat di Euro, Poundsterling, Dolar Selandia Baru, dan Dolar Australia. Kenaikan harga energi dan data lowongan kerja AS menjadi faktor pendukung Dolar, mengubah ekspektasi kebijakan moneter global ke arah pengetatan.
Read more »



Render Time: 2026-06-04 10:54:23