Perseroan akan tetap menjaga laju pertumbuhan bisnis sesuai dengan Rencana Bisnis Bank hingga akhir 2019.
Jakarta, Beritsatu.com – Perolehan margin bunga bersih atau net interest margin PT Bank Tabungan Negara sepanjang semester I-2019 menjadi perhatian pelaku pasar pasar.
“Langkah ini membuat biaya bunga menjadi mahal, apalagi pada Desember orang cenderung berebut dana untuk memperbaiki kinerja, alhasil berdampak pada penurunan NIM yang cukup dalam ” ujar Nixon dalam Konfrensi Pers usai acara Public Expose Live di BEI, Senin . Target mengejar NIM 4% menurutnya juga didasarkan atas acuan pada Rencana Bisnis Bank Perseroan yang tanpa adaya penurunan bunga. “Jadi kalau nanti realisasinya ada satu atau dua kali penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia maka kami akan mendapatkan gain, dimana NIMnya lebih baik dari asumsi RBB,” katanya.
“Kenaikan kredit dan DPK yang melaju tersebut menyumbang pergerakan positif pada aset kami. Kedepannya kami terus berupaya agar laju kenaikan aset tetap dibarengi dengan kualitas yang terjaga,” jelas Nixon
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
BTN Bidik Penyaluran KPR Mikro di BengkuluBTN juga melihat Bengkulu bisa disentuh dengan program sejuta rumah, salah satunya dengan KPR Mikro.
Baca lebih lajut »
DFSK Bidik Pasar Jabar untuk Kembangkan BisnisnyaJawa Barat memiliki potensi market yang baik bagi DFSK.
Baca lebih lajut »
Kemenkominfo Bidik Kemunculan Unicorn BaruMenkominfo berharap startup melalui tahapan yang baik sehingga mendapatkan modal.
Baca lebih lajut »
Chelsea vs Leicester: Lampard Bidik Kemenangan PerdanaThe Blues telah bersiap untuk meraih hasil maksimal dan membawa pulang tiga poin.
Baca lebih lajut »
BTN Bidik Penyaluran KPR Mikro di BengkuluBTN juga melihat Bengkulu bisa disentuh dengan program sejuta rumah, salah satunya dengan KPR Mikro.
Baca lebih lajut »