Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengaku 'terkejut' mengetahui pengacaranya menemukan dokumen pemerintah di bekas kantornya di lembaga kajian Washington.
Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengaku "terkejut" mengetahui pengacaranya menemukan dokumen pemerintah di bekas kantornya di lembaga kajian Washington. Ia mengatakan bahwa ia tidak tahu informasi apa yang terkandung dalam dokumen rahasia tersebut.
“Pengacara saya tidak menyarankan saya menanyakan tentang dokumen itu. Saya telah menyerahkan kotak-kotak - mereka telah menyerahkan kotak-kotak itu ke Arsip , dan kami bekerja sama sepenuhnya dengan pemeriksaan itu, yang saya harap akan segera selesai dan lebih detail,” ujar Biden pada konferensi pers di Mexico City dengan Presiden Meksiko Andrés Manuel López Obrador dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau setelah melangsungkan pertemuan degan kedua pemimpin negara tersebut.
Anggota parlemen dari fraksi Republik telah meluncurkan penyelidikan atas masalah ini. Bakal ketua komisi Intelijen, Mike Turner, pada Selasa , mengirimMantan Presiden Donald Trump sendiri telah bereaksi atas persitiwa tersebut. "Kapan FBI akan menggerebek banyak rumah Joe Biden, bahkan mungkin Gedung Putih? Dokumen-dokumen ini jelas tidak dideklasifikasi," kata Trump melalui platform Truth Social pada Senin malam.Richard Sauber, Penasihat Khusus Presiden, mengatakan, setelah menemukan dokumen-dokumen itu, mereka langsung melapor ke Arsip Nasional, yang menangani dokumen kepresidenan.
"Gedung Putih bekerja sama dengan Arsip Nasional dan Departemen Kehakiman terkait ditemukannya dokumen yang tampaknya merupakan catatan Pemerintahan Obama-Biden, termasuk sejumlah kecil dokumen yang diberi tanda rahasia," kata Sauber dalam pernyataan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Geger Joe Biden Tersandung Skandal Hukum, Hadapi PenyelidikanSebuah skandal kembali mewarnai pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.
Baca lebih lajut »
Hacker Rusia Targetkan 3 Lab Nuklir Amerika SerikatKelompok hacker yang targetkan tiga laboratorium penelitian nuklir AS bernama Cold River. Sebuah tim hacker (peretas) Rusia yang dikenal sebagai Cold River...
Baca lebih lajut »
Amerika Serikat Bersiap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Setan TerbesarSatancon, yang diklaim sebagai pertemuan setan terbesar dalam sejarah, akan digelar di Boston, Amerika Serikat, pada 28 April 2023. Kelompok The Satanic Temple...
Baca lebih lajut »
Jair Bolsonaro Dirawat di Rumah Sakit di Amerika SerikatIstri mengabarkan Jair Bolsonaro dirawat di rumah sakit terkait luka penusukan yang pernah dialami Bolsonaro dalam pemilu 2018 lalu.
Baca lebih lajut »
Lato-Lato Digandrungi di Indonesia, Ternyata Dilarang di Amerika SerikatAmerika Serikat, yang merupakan negara asal lato-lato, sudah lama melarang permainan itu karena dampaknya.
Baca lebih lajut »