Presiden AS Joe Biden menyerukan Kongres bertindak cepat melarang senjata serbu. Dia menyampaikan desakan ini usai insiden penembakan massal di California.
"Mengambil tindakan untuk menjaga keamanan komunitas, sekolah, tempat kerja, dan rumah Amerika," ucapnya.
Seperti diketahui, seorang tersangka pria bersenjata ditahan atas pembunuhan tujuh orang di sebuah komunitas pedesaan di California utara. Insiden itu terjadi hanya selang dua hari setelah penembakan massal pada perayaan Tahun Baru Imlek di dekat Los Angeles. Sebuah undang-undang yang melarang senapan serbu berakhir pada tahun 2004 dan Kongres telah berulang kali gagal memperbaruinya bahkan ketika negara tersebut berulang kali mengalami penembakan massal.Baca juga:
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rumah Presiden AS Joe Biden Digeledah Berujung Temuan Dokumen RahasiaRumah Presiden Amerika Serikat Joe Biden digeledah Departemen Kehakiman. Dari penggeledahan itu, sejumlah dokumen rahasia ditemukan.
Baca lebih lajut »
Penyelidik Geledah Rumah Presiden Amerika Joe Biden, 6 Dokumen Rahasia DisitaPenyelidik Departemen Kehakiman (DoJ) Amerika Serikat menemukan enam dokumen rahasia di rumah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dalam penggeledahan yang dilakukan selama 13 jam di Delaware.
Baca lebih lajut »
Stafsus Presiden Diaz Cek Pengolahan Sampah jadi Bahan Bakar: Target Presiden Turunkan EmisiStaf Khusus Presiden Joko Widodo, Diaz Hendropriyono, mengatakan memang Presiden RI menargetkan adanya penurunan emisi, dengan penggunaan bahan bakar pengganti batu bara.
Baca lebih lajut »
Pilpres Turki 14 Mei 2023, Erdogan Bakal Maju Lagi?Presiden Recep Tayyip Erdogan telah mengumumkan 14 Mei sebagai tanggal pemilihan parlemen dan presiden Turki berikutnya.
Baca lebih lajut »
Joe Biden Tersandung Skandal Penemuan Dokumen Rahasia di Rumah dan KantornyaBiro Investigasi Federal (FBI) menemukan sejumlah dokumen rahasia kepresidenan di rumah Joe Biden di Wilmington, Delaware pada Jumat lalu 20 Januari 2023.
Baca lebih lajut »
Presiden Tak Akan Intervensi Proses Hukum Terkait Kasus Ferdy SamboPresiden tidak bisa mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Namun, jika sudah ada putusan hakim, Presiden baru mungkin menggunakan hak-hak keistimewaannya sebagai Presiden. Polhuk AdadiKompas
Baca lebih lajut »