Investasi awal untuk PLTS atap berkisar Rp 13 juta hingga Rp 18 juta pe kWp
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Eksekutif Institute for Esential Services Reform Fabby Tumiwa mengatakan, pada dasarnya masyarakat tertarik menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya atap. Hal ini tercermin dari hasil kajian IESR terkait energi surya untuk segmen rumah tangga di Jabodetabek dan Surabaya.
Manajer Program Akses Energi Berkelanjutan IESR, Marlistya Citraningrum atau Citra menjelaskan, persentase rumah tangga yang menjadi early adopters dan early followers sebesar 13 persen untuk Jabodetabek dan 19 persen untuk Surabaya. Namun, kata Citra, kelompok early followers akan lebih cepat memutuskan memasang PLTS atap apabila memiliki informasi tentang teknologi listrik surya atap yang lengkap, informasi penyedia yang kredibel, tersedianya skema pembiayaan berupa cicilan tetap dengan bunga rendah, paket sistem listrik surya atap berkualitas yang bergaransi dan memiliki layanan purna jual, serta insentif fiskal, yang akhirnya diharapkan dapat mengurangi biaya dan meningkatkan manfaat.
Fabby menilai pemerintah daerah memegang peranan penting dalam pemberian insentif ini, sesuai dengan kewenangan. Fabby mengapresiasi sikap Gubernur Bali yang akan seherat mengeluarkan Peraturan Gubernur tentang Energi Bersih, termasuk mendorong penggunaan PLTS atap. IESR, kata Fabby, juga melakukan perhitungan potensi teknis listrik surya atap untuk bangunan milik pemerintah seperti kantor, rumah sakit, universitas, dan sekolah serta bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan di Jakarta dan Surabaya.
Jakarta juga memiliki potensi yang juga cukup besar dengan mal dan pusat perbelanjaan merupakan kompleks bangunan dengan potensi tinggi. Sementara gedung perkantoran pemerintah pusat , pemerintah provinsi, dan pemerintah kota memiliki potensi yang lebih rendah karena kebanyakan berupa high-rise buildings atau bangunan tinggi dengan luasan atap terbatas.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jonan Dorong Pemanfaatan PLTS AtapPenggunaan PLTS Atap sekaligus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan.
Baca lebih lajut »
PLTS Atap Dorong Realisasi Target Bauran Energi NasionalPemerintah memiliki target bauran energi nasional sebesar 23 persen pada 2025.
Baca lebih lajut »
Jonan Dorong Badan Usaha dan Warga Gunakan PLTS AtapPLTS Atap akan menghemat tagihan listrik dan berkontribusi pada lingkungan.
Baca lebih lajut »
Menteri ESDM Dorong Industri dan Pemda Gunakan PLTS AtapIstana Merdeka sudah memasang 260 kWp atau 260.000 Watt. Kantor Kementerian ESDM sudah memasang 160 kWp.
Baca lebih lajut »
Mitsubishi Outlander PHEV Biaya Rp 20 Ribu Tempuh 55 KMMitsubishi Outlander PHEV diklaim mampu memberikan efisiensi hingga 40 persen
Baca lebih lajut »
Harga Emas Antam Naik Rp 2.000 ke Rp 707.000/GramLogam mulia atau emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hari ini naik Rp 2.000/gram. Meski begitu, harga emas Antam tetap tinggi di Rp 707.000/gram.
Baca lebih lajut »