Investasi digital bisa diartikan sebagai aktivitas penanaman modal yang dilakukan demi memperoleh keuntungan melalui sebuah platform online atau digital.
Solopos.com, SOLO —
Di era digital seperti saat ini, kegiatan investasi bisa dengan mudah dilakukan. Cukup dengan gadget di tangan, Anda bisa melakukanNamun, sebelum memulai investasi digital pastikan untuk memahami seluk beluknya termasuk terkait kelebihan dan kekurangannya. Dengan begitu,PromosiMelansir dari cermati.com, Investasi merupakan aktivitas penanaman modal, baik itu uang atau aset berharga lainnya, ke dalam benda, lembaga, atau suatu pihak guna mendapatkan keuntungan.
Dari pengertian tersebut, investasi digital bisa diartikan sebagai aktivitas penanaman modal yang dilakukan demi memperoleh keuntungan melalui sebuah platform online atau digital. Seperti, situs web atau aplikasi smartphone, tergantung dari penyedia produk investasinya. Merangkun informasi dari cermati.com dan Otoritas Jasa Keuangan , Minggu , berikut seluk beluk investasi digital yang perlu diketahui:
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mandiri Investasi: Produk Investasi Berlabel ESG Sangat DiminatiPT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) optimis produk investasi yang mengedepankan prinsip akan semakin diminati investor
Baca lebih lajut »
'Gangguan' dari IMF & Eropa Nggak Ngefek ke Investasi di RIMenteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan investasi di Indonesia berjalan lancar.
Baca lebih lajut »
Jose, Siswa SD Papua yang Curi Perhatian Jokowi Gegara Jawab Soal Matematika Cepat dan TepatJose, Siswa SD Papua yang Curi Perhatian Jokowi Gegara Jawab Soal Matematika Cepat dan Tepat PikiranRakyat
Baca lebih lajut »
Pemerintah Targetkan Investasi di Sulteng Capai Rp111,6 Triliun di 2023“Sulawesi Tengah merupakan salah satu sumber investasi di Indonesia. Oleh karena itu diberikan tugas untuk memenuhi target investasi sebesar Rp111,68 triliun,”
Baca lebih lajut »