Analis menilai penurunan IHSG masih wajar karena tertekan saham batu bara, sementara maraknya emiten baru belum mampu menopang IHSG.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA – Pengamat menilai penurunan Indeks Harga Saham Gabungan meninggalkan level 7.000 masih dalam batas wajar. Penurunan terutama disebabkan sentimen saham batu bara dan merosotnya bursa Asia.
Bursa Asia lainnya juga terkoreksi siang ini, seperti Topix Jepang turun 0,59 persen, Hang Seng Hongkong turun 1,91 persen, Kospi Korea Selatan turun 0,67 persen. Mengenai pernyataan Luhut, lanjutnya, sebenarnya wacana itu sudah lama diungkapkan sejak 2020 lalu. Namun hingga kini memang belum terlaksana. Pernyataan tersebut kembali diungkapkan kala momen G20 yang dihadiri oleh pejabat tinggi negara dan memang membicarakan mengenai energi terbaharukan.
COMPOSITE Chart by TradingViewSaham-saham IPO yang dianggap tidak terlalu populer ini disebut Teguh tidak mendorong gerak IHSG untuk naik. Justru karena saham baru ini, IHSG makin tertekan. Lalu PT Jayamas Medica Industri Tbk. dengan harga final Rp204 per saham. OMED menawarkan sebanyak 4,05 miliar saham, dengan jumlah nilai penawaran umum sebesar Rp828 miliar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Garap Metaverse-Kurang Iklan Jadi Biang Kerok Meta PHK Besar-besaran!Induk Facebook, Meta Platforms Inc, memastikan akan melakukan PHK kepada 11.000 karyawan. Apa yang jadi penyebab pemutusan kerja besar-besaran ini?
Baca lebih lajut »
Ini Penyebab IHSG Rontok 1% Hingga ke Bawah Level 7.000Hingga pukul 9.44, indeks masih mengalami penurunan 1,04% ke level 6.995.
Baca lebih lajut »
Nasib IHSG Hari Ini Bergantung pada AS, Awas Bisa RontokIHSG berpotensi mendapatkan tekanan dari sentimen eksternal yakni pengumuman inflasi dan wall street
Baca lebih lajut »
Pemilu AS Bikin Wall Street Rontok, Awas IHSG Menyusul!Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menguat 0,28% ke 7.037,307 Rabu kemarin
Baca lebih lajut »
Sejumlah Politisi Dukungannya Rontok, Tuah Trump MeredupDari perhitungan sementara saat ini, Demokrat bisa saja hanya meraih 50 kursi dan tetap jadi mayoritas di Senat. Ada sorotan terkait kekalahan sejumlah politisi yang didukung Trump. Internasional AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Saham-Saham IPO Rontok Berjamaah, Ada Punya Kamu?Kinerja positif saham-saham IPO ternyata tidak bertahan lama
Baca lebih lajut »