Bank Indonesia (BI) menyatakan perlu ada nilai tambah untuk mendongkrak ekspor komoditas Soloraya ke luar negeri.\r\n\r\n"Ekspor kita masih kalah dengan ...
Ekspor kita masih kalah dengan impor karena selama ini yang diekspor sifatnya masih komoditas atau barang mentah. Ini yang perlu diperbaiki ke depan
"Ekspor kita masih kalah dengan impor karena selama ini yang diekspor sifatnya masih komoditas atau barang mentah. Ini yang perlu diperbaiki ke depan," kata Kepala BI Kantor Perwakilan Surakarta Bambang Pramono di Solo, Selasa. "Kalau bicara komponen masih banyak impor. Sebetulnya impor tidak apa-apa asalkan itu diolah sehingga ada nilai tambah kemudian dijual lagi di luar negeri," katanya.
"Solo lebih besar kan tekstil, ditambah industri kreatif. Ini bisa dimodifikasi, mudah-mudahan di pasar internasional bisa laku. Untuk menambah nilai jual barang dibuat seolah-olah ada ceritanya, ada nilai tambahnya," katanya
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
6 Bank Besar Kuasai 53 Persen Aset Perbankan Indonesia, Siapa Saja?Per Juli 2019 total aset kategori bank umum kelompok usaha (BUKU) IV dengan modal di atas Rp 30 triliun sudah mencapai 4.396,67 triliun.
Baca lebih lajut »
Bank DBS Indonesia Usung Gerakan 'Recycle More, Waste Less'Dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk kegiatan peduli lingkungan.
Baca lebih lajut »
Bank Indonesia: Industri Manufaktur Melambat 52,04 PersenPerlambatan ekspansi kegiatan usaha diperkirakan akan terus berlanjut pada kuartal IV
Baca lebih lajut »
Potensi Kredit Macet Meningkat, OJK: Kondisi Bank-Bank Masih Oke'Sampai saat ini kondisi bank-bank masih oke. Memang ada kecenderungan NPL meningkat tapi tidak signifikan sehingga NPL (gross) per posisi terakhir, Agustus 2019, tercatat sebesar 2,6%.'
Baca lebih lajut »
Dipangkas Lagi, Ini Bunga Deposito di Bank-bank BesarBank-bank kembali memangkas bunga deposito mengikuti penurunan bunga acuan Bank Indonesia (BI).
Baca lebih lajut »
BI Dorong Transaksi di Pasar Tradisional Pakai QR CodeSegmen yang pertama adalah pedagang-pedagang di pasar, yang kedua adalah pelajar dan mahasiswa di universitas.
Baca lebih lajut »