Potensi produk ekspor Jawa Timur dan Indonesia yang sangat besar
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jatim, Difi Ahmad Johansyah mengajak pihak terkait untuk bersama-sama mengkampanyekan kemudahan ekspor. Harapannya, kata dia, agar Indonesia bisa mengikuti jejak negara lain seperti Vietnam, Thailand, Korea, dan Turki yang dengan mudah dapat melakukan kegiatan bisnis ekspor.
Difi menjanjikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di luar negeri, untuk menjajaki potensi ekspor produk UMKM asal Jawa Timur. Termasuk dengan kantor perwakilan BI di luar negeri seperti di Tokyo, Singapura, dan Beijing. BI Jatim, juga diakuinya akan menjalin koordinasi dengan perwakilan dagang di Australia dan negara lainnya.
Dengan adanya fasilitas ini, kata dia, Dirjen Bea cukai tidak hanya memfasilitasi kegiatan impor saja, namun juga kegiatan ekspor IKM. Berupa fasilitas pembebasan mesin, pembebasan bahan baku dan pembebasan barang-barang contoh.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Menanti Jurus Pemerintah Tangani Corona di JatimPakar menyebut 2 hal penting yang perlu ditempuh pemerintah di Jatim: fokus memutus rantai penularan corona dan kontrol kepatuhan warga atas protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »
Tagihan Listrik Naik, PLN di Jatim Dikomplain 27.742 PelangganPLN se-Jawa Timur menerima komplain sebanyak 27.742 pengaduan terkait kenaikan tagihan listrik, hingga 22 Juni 2020.
Baca lebih lajut »
Menkes akan Urai Permasalahan Penanganan Covid-19 di Jatim |Republika OnlineJatim masih tertinggi se-Indonesia dalam jumlah kasus harian Covid-19.
Baca lebih lajut »
Dukung Penanganan COVID-19 di Jatim, LPKR Sumbang 25 Ribu APDMendukung Pemprov Jatim menangani pandemi COVID-19, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyerahkan bantuan 25 ribu APD ke Polda Jatim. Jatim
Baca lebih lajut »
Corona Jatim Tembus 10 Ribu, Menkes Terawan Turun TanganMenkes Terawan Agus Putranto menyebut bakal mengurai pokok permasalahan penyebab angka corona di Jatim terus melonjak.
Baca lebih lajut »